Dodi Sugianto, Wisudawan Terbaik Program Doktor di UNPAD dengan IPK 4.0

Jum'at, 06 November 2020 - 14:00 WIB
loading...
Dodi Sugianto, Wisudawan...
Dodi Sugianto menjadi wisudawan terbaik Program Doktor di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dengan IPK 4.0 atau predikat Cum Laude. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Ahli Hukum Maritim Nasional Dodi Sugianto menjadi wisudawan terbaik Program Doktor di Universitas Padjadjaran (UNPAD) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.0 atau predikat Cum Laude. Dodi menjalani prosesi wisudanya melalui virtual zoom, Depok, Jawa Barat, Kamis (5/11/2020)

Prosesi wisuda berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan walaupun melalui virtual zoom, seperti menggunakan masker, physical distancing dan memakai hand sanitizer. Setelah diwisuda, Dodi mengungkapkan rasa syukurnya bisa menjalani prosesi wisuda program S3 dengan lancar dan tanpa ada hambatan yang berarti. (Baca juga: Cari Beasiswa, Kunjungi UI CSE Virtual Expo )

"Saya bersyukur kepada Allah SWT bisa menyelesaikan pendidikan doktoral di Universitas Padjadjaran, saya mengucapkan terimakasih kepada orang-orang yang selalu mensupport saya," ucap alumni Unpam tersebut.

Dodi sebelumnya dinyatakan lulus S3 dengan predikat Cumlaude setelah mempresentasikan disertasinya yang berjudul “Tanggungjawab Pengusaha Kapal dan Tanggungjawab Negara Terhadap Pencemaran laut Oleh Minyak dari Kapal Tanker di Wilayah Perairan Indonesia dalam Kerangka Pembangunan Kemaritiman Nasional”.

Dalam disertasinya Dodi Menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumen. Data yang terkumpul tersebut kemudian dianalisis dan disimpulkan berdasarkan fenomena yang diteliti. (Baca juga: Kampus Merdeka Siapkan Mahasiswa untuk Hadapi Tantangan Global )

"Penelitian ini menggunakan data dari berbagai sumber dan semoga bisa bermanfaat bagi khazanah pengetahuan dalam dunia akademis," ujar Ketua Umum Himpunan Alumni Hukum (HIMNIKUM) Unpam tersebut.

Dalam penelitiannya, Dodi menemukan pentingnya Pengoptimalan fungsi dan tanggung jawab mahkamah pelayaran sebagai pengadilan yudisial seperti pengadilan umum saat ini yang memiliki pungsi eksekusioner. Hal ini sangat penting dalam pelayaran yang ada di Indonesia.

“Pengoptimalan fungsi dan tanggung jawab mahakamah pelayaran sangat penting sebagai pengadilan yudisial,” kata pegiat Hukum Maritim tersebut. (Baca juga: Ini Motivasi Mendikbud agar Orang Tua Mau Dampingi Anak PJJ )

Dodi juga menambahkan bahwa fungsi tanggung jawab dan wewenang mahkamah palayaran harus di optimalkan. Menurutnya hal itu sesuai dengan pasal 251-356 Undang-undang No 17 tahun 2018.

Selain itu, peratifikasi konvensi-konvensi internasional yang bisa memberikan kepastian hukum yang berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Diketahui Dodi Sugianto meraih gelar Serjana Hukum dan Magister Hukumnya dari Universitas pamulang dan meraih gelar Magister Kenotariatan dari Universitas Jayabaya serta yang terakhir meraih gelar Doktor Ilmu Hukum Kamaritiman dari Universitas Padjadjaran.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bagaimana Cara Meningkatkan...
Bagaimana Cara Meningkatkan Peluang Diterima di SNBT 2025?
H-3 Penutupan SNBT,...
H-3 Penutupan SNBT, Ini Daya Tampung Prodi Sastra Indonesia di 3 PTN
20 PTN dengan Penerimaan...
20 PTN dengan Penerimaan Mahasiswa Terbanyak di SNBP 2025, Tidak ada UI dan UGM!
Selamat, 173.028 Siswa...
Selamat, 173.028 Siswa Dinyatakan Diterima di PTN melalui Jalur SNBP 2025
Perbandingan Jumlah...
Perbandingan Jumlah Peserta yang Lulus SNBP 5 Tahun Terakhir, Terus Meningkat?
Pengumuman Kelulusan...
Pengumuman Kelulusan SNBP 2025 Hari Ini Jam 3 Sore, Cek Hasil di Mana?
Gagal SNBP 2025? Unesa...
Gagal SNBP 2025? Unesa Buka Jalur Golden Ticket, Otomatis Diterima
Pengumuman SNBP 2025...
Pengumuman SNBP 2025 Selasa 18 Maret, Cek Link Ini
Riwayat Pendidikan Chandra...
Riwayat Pendidikan Chandra Wijaya, Dosen Promotor Bahlil Lahadalia yang Disanksi UI
Rekomendasi
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
Prediksi Daftar 23 Pemain...
Prediksi Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia, Lawan China dan Jepang
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Sebelum Dibunuh, Jurnalis...
Sebelum Dibunuh, Jurnalis Juwita 2 Kali Diperkosa Oknum TNI AL Jumran
Lerai Bentrokan Warga,...
Lerai Bentrokan Warga, Kanit Intel Polsek Wahai Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Berita Terkini
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
6 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
19 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
20 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved