Akses Internet Minim, Rencana Digitalisasi Sekolah 2021 Terancam Gagal

Rabu, 11 November 2020 - 11:30 WIB
loading...
Akses Internet Minim,...
Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menilai bahwa rencana pemerintah untuk melakukan digitalisasi sekolah pada 2021 belum matang. Sementara, proyek digitalisasi ini menelan anggaran hingga Rp3 triliun dan diproyeksikan untuk daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T). Sementara akses di wilayah 3T tersebut belum terjangkau akses internet.

"Proyek ini terkesan terburu-buru. Wilayah 3T belum ter-cover penuh jaringan internet . Sedangkan SDM guru kita juga masih belum siap. Harusnya selesaikan PR ini dulu," kata Fikri kepada wartawan, Rabu (11/11/2020). (Baca juga: Mendikbud Terinspirasi, TK di Bali Usung Konsep Merdeka Belajar )

Menurut Fikri, proyek digitalisasi sekolah yang rencananya akan dilakukan pengadaan laptop, proyektor, dan perangkat teknologi informasi (TIK), tidak tepat sasaran. Apalagi, data pemerintah sendiri menunjukkan wilayah 3T masih sulit dijangkau sinyal. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sendiri menyebutkan, akses internet belum bisa diakses 100% di wilayah 3T. "Baru setengah dari total desa di wilayah 3T yang terjangkau jaringan 4G," ungkap politisi PKS ini.

Merujuk data Kominfo 2020, kata Fikri, infrastruktur 4G yang dibangun telah mencapai 83.218 desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Dari 20.341 desa di wilayah 3T, masih ada 9.113 desa lainnya yang belum terlingkupi jaringan 4G. Bila jaringan internet tidak terlebih dulu dibenahi, maka bantuan laptop hanya akan menjadi barang pajangan mewah di sekolah.

"Surveinya kan, 60 persen guru masih gagap teknologi informasi. Perkembangan sekarang kita belum tahu, apakah masih sama atau ada perkembangan," sambungnya. (Baca juga: Hasil Reses Anggota DPR, Kuota Rp7,2 T Belum Dirasakan Semua Guru-Siswa )

Selain itu, Fikri juga mengutip data Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom), Kemendikbud pada akhir 2018 lalu. Survei itu menyebut, dari total guru yang ada di Indonesia, baru 40% yang melek teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Dan 60% guru masih gagap dengan kemajuan di era digital ini.

Karena itu, legislator Dapil Jawa Tengah IX ini menekankan, peningkatan kualitas SDM, terutama guru dan tenaga pendidik menjadi keniscayaan untuk diprioritaskan. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, kreatifitas dan kualitas pendidik benar-benar diuji untuk menjamin kegiatan belajar mengajar tetap kondusif secara virtual. Dan setiap program pendidikan nasional semestinya memperhatikan kondisi kelokalan yang menjadi sasaran.

"Mas Menteri (Mendikbud Nadiem Makarim) ini nampaknya kurang dapat dukungan data yang cukup. Sebaiknya walaupun think globally, tapi harus tetap act locally sesuai data lapangan yang bahkan sudah tersedia dan telah dirilis oleh Kemendikbud sendiri," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved