Menteri Nadiem Pantau Kondisi Belajar Mengajar di Rote Ndao NTT
Kamis, 12 November 2020 - 13:17 WIB
loading...
Mendikbud Nadiem Anwar Makarim saat kunjungan kerja di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 11 November 2020. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim kembali melakukan kunjungan kerja guna memastikan program dan kebijakan yang diluncurkan Kemendikbud berjalan baik. Kali ini Mendikbud meninjau pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu 11 November 2020.
Mendikbud ingin melihat langsung kondisi pembelajaran selama pandemi Covid-19 di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Dia mengatakan kondisi di daerah tidak bisa diketahui secara langsung jika hanya dipantau dari Jakarta.
“Luar biasa. Pada saat ke lapangan, kita dapat mengetahui program-program mana yang benar sudah dirasakan dan mana yang belum,” katanya melalui siaran persny, Kamis (12/11/2020).
Hal yang paling berkesan dari kunjungannya ke daerah 3T, tantangan yang luar biasa bagi daerah-daerah yang tidak punya infrastruktur yang sebaik di Pulau Jawa.
“Saya baru dari Palu, Gianyar, setelah itu saya ke Rote. Jelas sekali kelihatan infrastruktur yang belum baik, jaringan internet yang belum baik, sarana dan prasarana itu sangat besar kesenjangannya. Jadi ini yang harus benar-benar kita jembatani dan itu menjadi suatu hal yang menjadi prioritas kami,” tuturnya.(Baca juga: DPR Beri Catatan Kritis terhadap Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 )
Mendikbud ingin melihat langsung kondisi pembelajaran selama pandemi Covid-19 di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Dia mengatakan kondisi di daerah tidak bisa diketahui secara langsung jika hanya dipantau dari Jakarta.
“Luar biasa. Pada saat ke lapangan, kita dapat mengetahui program-program mana yang benar sudah dirasakan dan mana yang belum,” katanya melalui siaran persny, Kamis (12/11/2020).
Hal yang paling berkesan dari kunjungannya ke daerah 3T, tantangan yang luar biasa bagi daerah-daerah yang tidak punya infrastruktur yang sebaik di Pulau Jawa.
“Saya baru dari Palu, Gianyar, setelah itu saya ke Rote. Jelas sekali kelihatan infrastruktur yang belum baik, jaringan internet yang belum baik, sarana dan prasarana itu sangat besar kesenjangannya. Jadi ini yang harus benar-benar kita jembatani dan itu menjadi suatu hal yang menjadi prioritas kami,” tuturnya.(Baca juga: DPR Beri Catatan Kritis terhadap Peta Jalan Pendidikan 2020-2035 )
Lihat Juga :