PGRI: Digitalisasi Pendidikan akan Sia-sia tanpa Pembenahan Infrastruktur
Jum'at, 13 November 2020 - 08:46 WIB
loading...
A
A
A
“Jangan belum selesai (infrastruktur), sudah melompat ke digitalisasi sekolah, nanti yang maju makin maju, mundur makin mundur. Ide boleh dikatakan bagus, ide gagasan visi, terus strategi dan implementasi lemah banget,” tambahnya.
Oleh karena itu, Kemendikbud juga perlu berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk pembanguann infrastruktur. “Iya dibicarakan (dengan Kemkominfo), jangan digitalisasi sekolah dulu, itu bagus, oke silakan, tapi bagaimana menyelesaikan (masalah infrastruktur dulu),” tambahnya.
Bukan itu saja, kendala soal kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi harus diperhatikan. Di sini literasi digital perlu digenjot. “Belum (merata kemampuan guru). Banyak yang belum sampai jaringannya. Jadi Indonesia tidak bisa full dengan digitalisasi. Indonesia harus blended, karena faktanya begitu,” tutup Unifah.
Oleh karena itu, Kemendikbud juga perlu berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) untuk pembanguann infrastruktur. “Iya dibicarakan (dengan Kemkominfo), jangan digitalisasi sekolah dulu, itu bagus, oke silakan, tapi bagaimana menyelesaikan (masalah infrastruktur dulu),” tambahnya.
Bukan itu saja, kendala soal kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi harus diperhatikan. Di sini literasi digital perlu digenjot. “Belum (merata kemampuan guru). Banyak yang belum sampai jaringannya. Jadi Indonesia tidak bisa full dengan digitalisasi. Indonesia harus blended, karena faktanya begitu,” tutup Unifah.
(mpw)
Lihat Juga :