Akibat Pandemi Covid-19, Darurat Pendidikan Makin Parah
Minggu, 22 November 2020 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
"Darurat pendidikan ini, terutama sangat terasa mungkin sekitar empat bulan terakhir ini," ujar Huda.
Menurut dia, darurat pendidikan yang semakin parah itu mengakibatkan kuantitas dan kualitas pendidikan yang juga terus menurun. Dampak tersebut dirasakan para tenaga pendidik dan kependidikan, orang tua siswa, termasuk siswa sendiri.
"Sekarang banyak anak yang tidak disekolahkan oleh orang tuanya, baik ke PAUD maupun ke SD, umumnya karena kondisi ekonomi," ungkap Huda.
Huda mengakui, sektor ekonomi sangat terdampak pandemi, sehingga mempengaruhi kemampuan para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
"Karena itu, darurat pendidikan ini harus menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten-kota, stakeholder pendidikan, termasuk masyarakat itu sendiri," tegas Huda.
Menurut dia, darurat pendidikan yang semakin parah itu mengakibatkan kuantitas dan kualitas pendidikan yang juga terus menurun. Dampak tersebut dirasakan para tenaga pendidik dan kependidikan, orang tua siswa, termasuk siswa sendiri.
"Sekarang banyak anak yang tidak disekolahkan oleh orang tuanya, baik ke PAUD maupun ke SD, umumnya karena kondisi ekonomi," ungkap Huda.
Huda mengakui, sektor ekonomi sangat terdampak pandemi, sehingga mempengaruhi kemampuan para orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anaknya.
"Karena itu, darurat pendidikan ini harus menjadi tanggung jawab bersama, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten-kota, stakeholder pendidikan, termasuk masyarakat itu sendiri," tegas Huda.
Lihat Juga :