Akibat Pandemi Covid-19, Darurat Pendidikan Makin Parah
Minggu, 22 November 2020 - 15:49 WIB
loading...
Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda saat menyerahkan bantuan pendidikan kepada salah satu perwakilan sekolah di Karawang, Sabtu (21/11). Foto/Ist
A
A
A
BANDUNG - Komisi X DPR menyerahkan bantuan pendidikan untuk 30.150 siswa yang tersebar di 388 sekolah yang meliputi 280 SD, 59 SMP, 13 SMA, dan 36 SMK di Kabupaten Karawang .
Bantuan diserahkan langsung Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda kepada perwakilan sekolah di Hotel Residen Karawang, Sabtu (21/11). Kegiatan digelar dengan protokol kesehatan ketat untuk menekan potensi penularan COVID-19. (Baca juga: Mendikbud: Vokasi Harus Bisa Menjadi Solusi )
Penyerahan bantuan juga disaksikan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati, Direktur Sekolah Dasar Dirjend Dikdasmen Kemendikbud Sri Wahyuningsih, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang Asep Junaedi, dan Rektor Unsika Prof Sri Mulyani.
Selain bantuan pendidikan, Huda juga menyerahkan bantuan untuk renovasi kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SMP, SMA, Program Center of Excellent (pusat unggulan) untuk SMK, alat kesenian untuk SMK, dan bantuan fasilitas teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) untuk SD di Karawang.
Dalam kesempatan itu, Syaiful Huda menyoroti persoalan kondisi darurat pendidikan akibat pandemi COVID-19 yang dialami negeri ini dalam 10 bulan terakhir. Menurutnya, sejak empat bulan terakhir, darurat pendidikan semakin terasa. (Baca juga: Dimulai 2021, Mendikbud Beberkan Pertimbangan Izin Belajar Tatap Muka )
Bantuan diserahkan langsung Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda kepada perwakilan sekolah di Hotel Residen Karawang, Sabtu (21/11). Kegiatan digelar dengan protokol kesehatan ketat untuk menekan potensi penularan COVID-19. (Baca juga: Mendikbud: Vokasi Harus Bisa Menjadi Solusi )
Penyerahan bantuan juga disaksikan Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati, Direktur Sekolah Dasar Dirjend Dikdasmen Kemendikbud Sri Wahyuningsih, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Dedi Supandi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Karawang Asep Junaedi, dan Rektor Unsika Prof Sri Mulyani.
Selain bantuan pendidikan, Huda juga menyerahkan bantuan untuk renovasi kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SMP, SMA, Program Center of Excellent (pusat unggulan) untuk SMK, alat kesenian untuk SMK, dan bantuan fasilitas teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) untuk SD di Karawang.
Dalam kesempatan itu, Syaiful Huda menyoroti persoalan kondisi darurat pendidikan akibat pandemi COVID-19 yang dialami negeri ini dalam 10 bulan terakhir. Menurutnya, sejak empat bulan terakhir, darurat pendidikan semakin terasa. (Baca juga: Dimulai 2021, Mendikbud Beberkan Pertimbangan Izin Belajar Tatap Muka )
Lihat Juga :