iPusnas Bantu Pembaca Akses Informasi Tanpa Batas di Tengah Corona

Senin, 11 Mei 2020 - 14:27 WIB
loading...
iPusnas Bantu Pembaca...
Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa terus mengakses informasi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk bisa terus mengakses informasi, tanpa harus ke perpustakaan, dengan menghadirkan inovasi iPusnas.

Hal tentu sangat membantu bagi bagi mahasiswa yang tengah mengerjakan tugas maupun skripsi, karena informasi, buku atau data yang ada di Perpusnas bisa diakses kapan saja. iPusnas sendiri merupakan aplikasi pintar yang mempermudah masyarakat luas mengakses referensi seluruh koleksi buku di Perpusnas secara digital/online.

"iPusnas merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial dan dapat diakses melalui beragam perangkat seperti gawai, tablet, komputer jinjing, dan PC berbasis Android, IOS dan Windows," jelas Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando di Jakarta, Senin (11/5/2020).

Syarif Bando menjelaskan, iPusnas bisa diunduh di playstore, app store dan situs www.ipusnas.id. Jadi masyarakat di mana pun berada dan dalam kondisi geografis, psikis, fisiologis apapun, dijamin mendapatkan haknya atas layanan perpustakaan.

Untuk mendapatkan layanan iPusnas, pengguna perpustakaan (pemustaka) harus mendaftar sebagai anggota menggunakan email atau akun Facebook. Peminjaman dapat dilakukan dengan cara, memilih buku digitial di e-Katalog lalu menekan tombol 'Pinjam'.

Buku digital yang hendak dipinjam dan tidak sedang dalam antrean, bisa langsung diunduh. Selanjutnya, pemustaka bisa membaca buku secara online maupun offline. Jika stok buku habis, maka pemustaka masuk daftar antrean.

(Baca juga: Abaikan Pendidikan di Masa Pandemi Akan Mengundang Bencana Berikutnya)

Jangka waktu peminjaman hanya 3 (tiga) hari saja. Pemustaka harus mengembalikan buku digital tersebut sebelum jangka waktu peminjaman berakhir, tetapi jika belum selesai membaca, pemustaka bisa memperpanjang dengan mengisi kembali form peminjaman.

Jika tidak mengembalikan dalam jangka waktu tiga hari tanpa konfirmasi perpanjangan, maka buku tersebut akan hilang secara otomatis, yang berarti sudah ditarik kembali ke e-pustaka iPusnas.

Selain itu, pemustaka bisa memberi komentar atau me-review buku yang dibaca dalam kolom komentar dari setiap buku. Fitur yang tak kalah menarik di iPusnas adalah fitur media sosial, di mana pemustaka bisa saling berinteraksi dengan pemustaka lain, saling mengikuti dan merekomendasikan buku yang bagus.

Berikut cara menggunakan iPusnas
1. Pengguna mengunduh/instal aplikasi iPusnas di playstore, app store atau situs www.ipusnas.id di perangkat elektronik.
2.Mendaftar melalui 2 pilihan yakni gunakan akun Facebook atau email.
3. Isi form registrasi
4. Lengkapi profil diri sebagai biodata termasuk foto pribadi.
5. Pilih buku yang hendak dibaca
6. Untuk mencari genre buku, gunakan fitur pencarian di pojok kanan atas (search book).
- Misal pilih kategori anak, nanti ada banyak cerita pilihan dan bisa langsung membaca.
- kategori pelajar atau mahasiswa ada referensi banyak buku dan soal.
- untuk ibu-ibu ada beragam buku resep masakan dan pilihan lainnya.
- Peneliti pun bisa mengakses beragam hal


Menariknya pada iPusnas juga dilengkapi ePustaka sebagai kumpulan penerbit/instansi, bahkan book detail untuk mengetahui informasi seperti judul buku, pengarang, ISBN, penerbit, tanggal terbit, rating buku, dan harga buku, sinopsis, want list (list yang menginginkan buku tersebut), is read (yang sedang membaca buku), has read (yang selesai membaca) dan review.

Pengguna juga bisa berbagi info (share) tentang detail sebuah buku lewat facebook, twitter, email, dan recommend. Selain itu banyak lagi pilihan-pilihan lain yang semakin membuat nyaman pengguna iPusnas.

"Jadi daripada kita hanya menghabiskan waktu luang dengan bermain games atau gawai, lebih baik kita membaca koleksi buku ipusnas yang menambah wawasan dan memperkaya pengetahuan dengan mudah yang kekinian," ucap Syarif.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
Cara Akses Platform...
Cara Akses Platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen untuk Guru, Siswa, dan Orang Tua
Wamen Stella dan Pramono...
Wamen Stella dan Pramono Anung Bahas Jakarta Jadi Pusat Pendidikan Internasional
Hardiknas 2026, Mendikdasmen...
Hardiknas 2026, Mendikdasmen Sampaikan Terima Kasih kepada Guru di Seluruh Indonesia
Tema dan Logo Hardiknas...
Tema dan Logo Hardiknas 2026 Lengkap dengan Makna dan Link Unduhan Resmi
Relawan Perempuan Astra...
Relawan Perempuan Astra Perkuat Kualitas Pendidikan di Sumba Timur
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Rekomendasi
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 2: Hancurnya Rumah Tangga Mila, Jaka Terpojok!
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Berita Terkini
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved