IPB University Siapkan Ribuan Agripreneur Muda Lewat CEO School
Selasa, 01 Desember 2020 - 00:26 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui pendampingan oleh mahasiswa IPB, BUMDES dapat terus memainkan peran strategis sebagai penggerak ekonomi desa selama dan pascapandemi covid-19,” terang Arif.
Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa CEO School tahun 2021 akan menjadi rangkaian pelaksanaan bentuk kegiatan pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan ini akan terintegrasi antara magang, proyek di desa, penelitian dan wirausaha.
Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara mahasiswa dan alumni IPB University dengan para pemuda desa dalam mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi desa.
“Selain menjadi CEO atau pendamping BUMDES, para peserta terpilih dapat melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), magang, penelitian atau melakukan proyek techno sociopreneurship di desa-desa yang menjadi lokasi pendampingan, serta penulisan tugas akhir sekaligus. IPB University akan mengupayakan dana program bagi mahasiswa dan memfasilitasi dosen pembimbing penggerak yang akan mengikuti program MBKM untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan di desa-desa,” tambah Arif.
Arif berharap, kegiatan CEO School yang dilaksanakan oleh IPB University dapat direplikasi oleh berbagai pihak. Sehingga dapat dicetak para techno sociopreneur unggul yang dapat berperan aktif dalam memajukan perekonomian, khususnya di pedesaan.
Lebih lanjut ia menambahkan, bahwa CEO School tahun 2021 akan menjadi rangkaian pelaksanaan bentuk kegiatan pembelajaran Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pelaksanaan ini akan terintegrasi antara magang, proyek di desa, penelitian dan wirausaha.
Dengan demikian, diharapkan dapat menjadi model kolaborasi antara mahasiswa dan alumni IPB University dengan para pemuda desa dalam mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah ekonomi desa.
“Selain menjadi CEO atau pendamping BUMDES, para peserta terpilih dapat melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), magang, penelitian atau melakukan proyek techno sociopreneurship di desa-desa yang menjadi lokasi pendampingan, serta penulisan tugas akhir sekaligus. IPB University akan mengupayakan dana program bagi mahasiswa dan memfasilitasi dosen pembimbing penggerak yang akan mengikuti program MBKM untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan di desa-desa,” tambah Arif.
Arif berharap, kegiatan CEO School yang dilaksanakan oleh IPB University dapat direplikasi oleh berbagai pihak. Sehingga dapat dicetak para techno sociopreneur unggul yang dapat berperan aktif dalam memajukan perekonomian, khususnya di pedesaan.
(mpw)
Lihat Juga :