Tahap I, Paket Data 50GB Mulai Disalurkan ke Ratusan Ribu Mahasiswa PTKI
Rabu, 02 Desember 2020 - 15:09 WIB
loading...
Mahasiswa mengikuti perkuliahan jarak jauh. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bantuan paket data internet untuk pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) mulai disalurkan. Untuk tahap pertama, ada 464.415 nomor ponsel mahasiswa PTKI yang sudah terverifikasi dan validasi yang akan menerima penyaluran paket data internet sebesar 50GB.
“Insya Allah, mulai besok, 50GB paket data sudah mulai disalurkan kepada 464.415 mahasiswa PTKI yang sudah terverifikasi dan validasi,” terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Suyitno di Jakarta, Rabu (02/12).
“Kuota ini terdiri atas 5GB paket umum, dan 45GB paket belajar,” lanjutnya. (Baca juga: Rp1,8 Juta Bantuan Subsidi Upah GTK Pendidikan Islam Disalurkan )
Menurut Suyitno, paket data ini diberikan kepada mahasiswa PTKI yang terdaftar pada aplikasi pangkalan data Ditjen Pendidikan Islam. Mereka juga masih berstatus aktif sebagai mahasiswa PTKI dan memiliki nomor ponsel yang aktif.
“Hari ini kami sedang melakukan proses verifikasi dan validasi tahap kedua. Target penyalurannya pada 11-12 Desember mendatang,” lanjutnya. (Baca juga: Menag Harap Lembaga Pendidikan Ajarkan Islam yang Toleran )
“Insya Allah, mulai besok, 50GB paket data sudah mulai disalurkan kepada 464.415 mahasiswa PTKI yang sudah terverifikasi dan validasi,” terang Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Suyitno di Jakarta, Rabu (02/12).
“Kuota ini terdiri atas 5GB paket umum, dan 45GB paket belajar,” lanjutnya. (Baca juga: Rp1,8 Juta Bantuan Subsidi Upah GTK Pendidikan Islam Disalurkan )
Menurut Suyitno, paket data ini diberikan kepada mahasiswa PTKI yang terdaftar pada aplikasi pangkalan data Ditjen Pendidikan Islam. Mereka juga masih berstatus aktif sebagai mahasiswa PTKI dan memiliki nomor ponsel yang aktif.
“Hari ini kami sedang melakukan proses verifikasi dan validasi tahap kedua. Target penyalurannya pada 11-12 Desember mendatang,” lanjutnya. (Baca juga: Menag Harap Lembaga Pendidikan Ajarkan Islam yang Toleran )
Lihat Juga :