Siswi SMA Pradita Dirgantara Raih 2 Penghargaan dalam Kompetisi Model PBB
Jum'at, 04 Desember 2020 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
“Saya memang terkadang berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan teman dan kakak saya, namun tidak pernah menggunakan bahasa yang formal dan diplomatis, sehingga saya tetap harus mendalami bahasa ini. Tantangan yang menurut saya paling besar adalah melawan ketidakpercayaan diri. Saya belum pernah memenangkan lomba pidato atau debat dalam bahasa Inggris sebelumnya dan banyak delegasi yang sudah memiliki pengalaman dan dasar yang kuat dalam pidato/debat. Namun, saya selalu berpikir untuk tidak pernah iri dengan delegasi lain, melainkan saya belajar dari mereka dengan harapan yang menjadi kelebihan mereka bisa saya terapkan dan yang menjadi kekurangan mereka bisa saya carikan solusi supaya saya tidak melakukan hal yang sama,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara, Yulianto Hadi juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Patricia. “Salah satu Seven Survival Skills yang diajarkan oleh sekolah adalah kemampuan untuk berkomunikasi, penting bagi siswa untuk dapat menyampaikan pendapat dan apa yang ada di alam pemikiran mereka. Model United Nation ini merupakan ajang yang dapat mengembangkan skills siswa terutama skill komunikasi karena mereka harus berdiskusi dan mencapai kesepakatan mengenai isu global. Selain itu siswa juga harus memiliki kemampuan penelitian yang cakap karena apa yang harus dipaparkan tentunya harus berdasarkan data,” ujar Bapak Yuli.
Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa program sekolah juga telah didesain untuk memfasilitasi siswa mengasah Seven Survival Skills, salah satunya komunikasi termasuk public speaking melalui program “Speech” dimana para siswa setiap hari sebelum apel pagi harus menyampaikan pidato dalam Bahasa Inggris secara bergiliran. “Harapan saya, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Patricia dan juga siswa-siswa yang lain untuk terus berkarya, mengembangkan diri dan “sinau terus!” (belajar terus),” pungkasnya.
Dalam kesempatan ini, Kepala Sekolah SMA Pradita Dirgantara, Yulianto Hadi juga menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Patricia. “Salah satu Seven Survival Skills yang diajarkan oleh sekolah adalah kemampuan untuk berkomunikasi, penting bagi siswa untuk dapat menyampaikan pendapat dan apa yang ada di alam pemikiran mereka. Model United Nation ini merupakan ajang yang dapat mengembangkan skills siswa terutama skill komunikasi karena mereka harus berdiskusi dan mencapai kesepakatan mengenai isu global. Selain itu siswa juga harus memiliki kemampuan penelitian yang cakap karena apa yang harus dipaparkan tentunya harus berdasarkan data,” ujar Bapak Yuli.
Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa program sekolah juga telah didesain untuk memfasilitasi siswa mengasah Seven Survival Skills, salah satunya komunikasi termasuk public speaking melalui program “Speech” dimana para siswa setiap hari sebelum apel pagi harus menyampaikan pidato dalam Bahasa Inggris secara bergiliran. “Harapan saya, prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi Patricia dan juga siswa-siswa yang lain untuk terus berkarya, mengembangkan diri dan “sinau terus!” (belajar terus),” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :