Mahasiswa UI Rancang Basis Data Genetik Nasional untuk Identifikasi Manusia
Rabu, 09 Desember 2020 - 19:42 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Kania menjelaskan, Deoxyribonucleic Acid (DNA) memiliki lokus-lokus kode ekstragenik STR yang unik setiap manusia dan diturunkan dengan pola yang khas. Dengan demikian, akan memiliki tingkat akurasi identifikasi yang tinggi jika digunakan dengan sistem yang baik dan terintegrasi.
"Profil 16 lokus STR (STR-16) bisa didapatkan dengan analisis DNA epitel mulut menggunakan perlengkapan khusus yang hasilnya kemudian disimpan sebagai kode 64 digit," imbuhnya.
Gagasan para mahasiswa UI ini telah diajukan ke dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 Tahun 2020 kategori Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang telah berlangsung pada 25 – 28 November 2020.
Kata Haifa, melalui gagasan Genom.id ini, diharapkan tercipta basis data yang terintegrasi dengan tingkat akurasi identifikasi jenazah, korban bencana, kasus kriminal, dan orang hilang semakin tinggi.
“Ke depannya, kami berencana membuat prototipe Genom.Id. Kami juga berharap agar rancangan Genom.Id dapat menjadi platform untuk memajukan riset genetik melalui knowledge-based repository di Indonesia,” ujar Haifa.
"Profil 16 lokus STR (STR-16) bisa didapatkan dengan analisis DNA epitel mulut menggunakan perlengkapan khusus yang hasilnya kemudian disimpan sebagai kode 64 digit," imbuhnya.
Gagasan para mahasiswa UI ini telah diajukan ke dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-33 Tahun 2020 kategori Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) yang telah berlangsung pada 25 – 28 November 2020.
Kata Haifa, melalui gagasan Genom.id ini, diharapkan tercipta basis data yang terintegrasi dengan tingkat akurasi identifikasi jenazah, korban bencana, kasus kriminal, dan orang hilang semakin tinggi.
“Ke depannya, kami berencana membuat prototipe Genom.Id. Kami juga berharap agar rancangan Genom.Id dapat menjadi platform untuk memajukan riset genetik melalui knowledge-based repository di Indonesia,” ujar Haifa.
(mpw)
Lihat Juga :