Pantun Warisan Budaya Unesco, Kemendikbud Dorong Guru kenalkan Pantun ke Siswa

Sabtu, 19 Desember 2020 - 02:32 WIB
loading...
Pantun Warisan Budaya...
Pantun telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Unesco. Foto/Dok/Humas Kemendikbud
A A A
JAKARTA - Pantun telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh Unesco . Dirjen Kebudayaan pun mendorong guru turut mengenalkan pantun saat pembelajaran di sekolah.

Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid mengatakan, pantun memang sudah masuk dalam muatan lokal mata pelajaran Bahasa Indonesia di beberapa sekolah di Indonesia. Namun, katanya, pantun memang belum mendapat sorotan penuh di seluruh sekolah. (Baca juga: Unesco Tetapkan Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia )

"Sebetulnya itu berlaku untuk seluruh sekolah diajarkan pantun di sekolah. Tapi mungkin belum mendapat highlight. Dengan penetapan ini kita berharap ini bisa ditonjolkan," katanya pada konferensi pers daring Penetapan Pantun sebagai Warisan Budaya Takbenda Unesco, Jumat (18/12).

Hilmar menjelaskan, pantun perlu diperkenalkan ke siswa karena akan dapat melatih anak bermain dengan kata, menyenangi kata dan mengetahui akan rima. Hilmar mengatakan, meski penting dipelajari di pendidikan namun pembelajaran pantun tidak perlu dibuat dalam satu pelajaran khusus.

Dia mendorong para guru untuk lebih aktif mengangkat tradisi lisan ini dalam kegiatan disela pelajaran. Misalnya ada satu hari berpantun dimana anak-anak bisa mengarang tentang pantun apa saja di pagi hari sebelum memulai pelajaran. (Baca juga: Tim Pelajar Indonesia Raih Emas di Kompetisi Robot Dunia )

"Bermain dengan kata. Bisa jenaka, bisa lucu, bisa juga serius dan mengungkapkan apa yang dalam ada dalam hatinya itu akan luar biasa dampaknya bagi pengembangan karakter," terangnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Wakili Kaum Muda, Joshua...
Wakili Kaum Muda, Joshua SEVENTEEN Akan Berpidato di Markas UNESCO Paris
Rekomendasi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved