Mahasiswa ITS Ciptakan Pelampung untuk Mencegah Hipotermia
Jum'at, 22 Januari 2021 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
“Saat suhu referensi berada di bawah suhu tubuh normal (36 derajat celcius, red), maka heater akan menyala dan membuat suhu di sekitar heater menjadi hangat,” jelasnya.
Menurut Ferdi, ketika pelampung tenggelam maka heater pun akan tercelup dalam air. Oleh karena itu, bila kondisi lingkungan air laut dan tubuh misalnya terdeteksi sekitar 32 derajat celcius, heater akan menyala terus menerus.
Sembari menghangatkan tubuh dari pengaruh heater, sensor terus membaca suhu dan ketika panas heater telah membuat suhu lingkungannya mencapai 55 derajat celcius maka heater akan mati dengan sendirinya.
Tim yang berada di bawah supervisi Anastyar Tinatullah dan bimbingan Mashuri SSi MT ini menggunakan aluminium sebagai komponen heater tersebut. Dijelaskan oleh Ferdi, aluminium dipilih karena dapat mendistribusikan panas.
“Akan tetapi, penggunaan aluminium hanya karena pelampung ini masih dalam bentuk prototype, sehingga ke depannya diharapkan dapat menggunakan silicon heating pad atau perangkat lain yang lebih advance,” ungkap mahasiswa asal Jogjakarta tersebut.
Menurut Ferdi, ketika pelampung tenggelam maka heater pun akan tercelup dalam air. Oleh karena itu, bila kondisi lingkungan air laut dan tubuh misalnya terdeteksi sekitar 32 derajat celcius, heater akan menyala terus menerus.
Sembari menghangatkan tubuh dari pengaruh heater, sensor terus membaca suhu dan ketika panas heater telah membuat suhu lingkungannya mencapai 55 derajat celcius maka heater akan mati dengan sendirinya.
Tim yang berada di bawah supervisi Anastyar Tinatullah dan bimbingan Mashuri SSi MT ini menggunakan aluminium sebagai komponen heater tersebut. Dijelaskan oleh Ferdi, aluminium dipilih karena dapat mendistribusikan panas.
“Akan tetapi, penggunaan aluminium hanya karena pelampung ini masih dalam bentuk prototype, sehingga ke depannya diharapkan dapat menggunakan silicon heating pad atau perangkat lain yang lebih advance,” ungkap mahasiswa asal Jogjakarta tersebut.
(mpw)
Lihat Juga :