Maksimalkan Pembelajaran, Ini Target Kemendikbud di Peta Jalan Pendidikan

Kamis, 28 Januari 2021 - 22:35 WIB
loading...
Maksimalkan Pembelajaran,...
Dirjen Pendidikan Paud, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan tiga hal dalam peta jalan pendidikan . Yakni peningkatan angka partisipasi kasar (APK), mutu hasil belajar dan distribusi yang merata.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Jumeri mengatakan, target Kemendikbud untuk peta jalan pendidikan bahwa Kemendikbud akan mengkolaborasikan semua potensi yang ada. Baik keluarga, guru, lembaga pendidikan, pemerintah, dunia usaha dan industri serta kelompok masyarakat. Baca juga: Kasus Intoleransi di Dunia Pendidikan, Pengamat: Komunikasi Mendikbud Buruk

Mantan Kadisdikbud Jateng ini menjelaskan, target pertama dari peta jalan pendidikan adalah bagaimana semua anak bisa sekolah dengan tujuan yang ingin dicapai ialah dengan angka partisipasi kasar (APK)nya tinggi. ''Saat ini kita masih butuh perjuangan untuk meningkatkan APK Paud dan SMA," katanya pada RDP Komisi X DPR dengan Pemerintah secara daring, Kamis (28/1).

Jumeri menjelaskan, APK SMA Indonesia saat ini baru 89 % dan APK Paud saat ini masih 41,18 %. Tingkat APK keduanya ini merupakan gabungan antara Kemendikbud dengan Kemenag. Sementara target kedua dari peta jalan pendidikan, ujarnya, adalah mutu hasil belajar.

Jumeri menerangkan, target yang ketiga adalah distribusi yang merata dari akses maupun mutu pendidikan. Dia menjelaskan, dilihat dari kondisi geografis, sosial dan ekonomi banyak daerah terpencil yang kesulitan akses dan keterbatasan akses transportasi dan sebagainya sehinga membuat disparitas pada capaian akses dan mutu. ''Itu 3 hal yang ingin kita tuju dengan peta jalan ini," katanya. Baca juga: Kalian Tertarik Beasiswa Pertukaran Mahasiswa ke AS, Cek Persyaratan

Lalu intervensi apa yang dilakukan Kemendikbud, Jumeri menuturkan, intervensi dilakukan dengan penggunaan teknologi informasi di sekolah, intervensi bidang kebijakan, prosedur dan pendanaan dan pemberian otonomi ke sekolah seperti dengan relaksasi dana BOS. Lalu peningkatan kompetensi guru, kepala sekolah dan pemda serta perbaikan pada kurikulum, pedagogi dan asesmen.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Rekomendasi
Aldi Taher Semprot Baskara...
Aldi Taher Semprot Baskara Putra usai Sebut Kameramen 'Tolol', Tantang Debat Terbuka
Kolonel BU Diduga Terlibat...
Kolonel BU Diduga Terlibat Korupsi Tata Kelola MBG, Mabes TNI Koordinasi dengan Kejagung
Kejagung: Peran Oknum...
Kejagung: Peran Oknum TNI di Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG Gelembungkan Harga
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Kapan KJP Juli 2026...
Kapan KJP Juli 2026 Cair? Simak Prediksi Jadwal Pencairan dan Nominal Bantuan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved