Inovasi, Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pendeteksi Covid-19 di Klaster Pendidikan
Senin, 08 Februari 2021 - 23:36 WIB
loading...
A
A
A
“Dengan tahapan ini wajah seseorang akan dapat dikenali secara otomatis dan akurat,” papar pemuda 20 tahun ini.
Tidak hanya itu, Jailani menuturkan, alat ini juga dilengkapi dengan thermal detector yang berfungsi untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Terdapat juga hand sanitizer otomatis agar tangan tetap bersih dan higienis.
Sedang untuk mengetahui riwayat perjalanan seseorang, alat ini dilengkapi juga dengan Global Positioning System (GPS) tracking yang akan memonitoring lewat sistem yang didesain berbasis IoT (Internet of Things). “Harapannya sebelum masuk ke sekolah, sudah dijamin kesterilan seseorang lewat protokol kesehatan otomatis ini,” tutur mahasiswa asal Probolinggo ini.
Berbuah manis, jerih payah selama dua bulan dari tim bimbingan Brian Raafi’u SST MT ini berhasil meraih juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Borneo Scientific Fair 4 yang diadakan oleh UKM PP Lisma Universitas Tanjungpura, Januari lalu.
Jailani berharap, ke depan alat presensi pintar ini bisa terealisasi dan bisa berjalan efektif di sekolah-sekolah jika digunakan pada sistem presensi di era normal baru. “Dengan begitu, sistem presensi ini mungkin bisa diterapkan di berbagai sektor seperti industri maupun perkantoran,” pungkasnya.
Tidak hanya itu, Jailani menuturkan, alat ini juga dilengkapi dengan thermal detector yang berfungsi untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Terdapat juga hand sanitizer otomatis agar tangan tetap bersih dan higienis.
Sedang untuk mengetahui riwayat perjalanan seseorang, alat ini dilengkapi juga dengan Global Positioning System (GPS) tracking yang akan memonitoring lewat sistem yang didesain berbasis IoT (Internet of Things). “Harapannya sebelum masuk ke sekolah, sudah dijamin kesterilan seseorang lewat protokol kesehatan otomatis ini,” tutur mahasiswa asal Probolinggo ini.
Berbuah manis, jerih payah selama dua bulan dari tim bimbingan Brian Raafi’u SST MT ini berhasil meraih juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Borneo Scientific Fair 4 yang diadakan oleh UKM PP Lisma Universitas Tanjungpura, Januari lalu.
Jailani berharap, ke depan alat presensi pintar ini bisa terealisasi dan bisa berjalan efektif di sekolah-sekolah jika digunakan pada sistem presensi di era normal baru. “Dengan begitu, sistem presensi ini mungkin bisa diterapkan di berbagai sektor seperti industri maupun perkantoran,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :