Ornamen Header
Penghargaan Guru-guru Inspiratif Dinilai Perlu untuk Memotivasi dan Berkreatif
Penghargaan Guru-guru Inspiratif Dinilai Perlu untuk Memotivasi dan Berkreatif
Masa pandemi virus corona memaksa dunia pendidikan di Indonesia harus dapat memaksimalkan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring hingga kini. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
JAKARTA - Masa pandemi virus corona memaksa dunia pendidikan di Indonesia harus dapat memaksimalkan kegiatan belajar mengajar yang dilakukan secara daring hingga saat ini. Hal itu merupakan pengalaman baru, baik untuk siswa maupun guru untuk dapat beradaptasi dengan teknologi dan inovasi belajar.

Baca juga: Kisah Inspiratif UKM Dapat Bertahan di Masa Pandemi Covid-19

Inovasi sudah sepatutnya dilakukan oleh seorang guru demi memenuhi kebutuhan siswa dan memperbaiki proses pembelajaran yang telah ada. Demikian juga dengan strategi, teknik dan metode yang digunakan oleh guru, strategi tentunya tidak selalu sama dalam setiap pertemuan sehingga diperlukan variasi dan kesesuaian dalam setiap penggunaan strategi yang diambil.

Melalui kegiatan yang inovatif, Quipper sebagai salah satu perusahaan edutech yang memiliki misi memberikan akses pendidikan berkualitas ke seluruh penjuru Indonesia bekerja sama dengan Fruit Tea Sosro menyelenggarakan sebuah kegiatan yang bernama Apresiasi Guru Inspiratif Indonesia 2020/2021 (AGII) yang telah dilaksanakan sejak tanggal 1-15 Januari 2021.

Baca juga: Inspiratif, Alumnus UNS Ini Jadi Kepala Sekolah di Usia Muda



Selama periode pendaftaran AGII 2020/2021, sebanyak 400 guru dari seluruh Indonesia telah berpartisipasi dalam kegiatan Apresiasi Guru Inspiratif Indonesia 2020/2021 (AGII). Beragam video yang inovatif dan kreatif telah dikirimkan untuk kemudian diseleksi oleh pihak juri dari perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Praktisi & Konsultan Pendidikan, serta CMO Fruit Tea Sosro.

Content Manager Quipper Indonesia, Hanani Faiza mengucapkan rasa terima kasihnya kepada para guru yang telah berpartisipasi dan mengirimkan video-video inovasi belajar yang nantinya diharapkan dapat bermanfaat bagi guru-guru di seluruh Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada para guru yang telah membagikan ceritanya melalui video-video inovasi belajar yang sangat inovatif dan kreatif yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan dan dibagikan kepada guru-guru di seluruh Indonesia sebagai referensi untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar," ujar Hanani, Sabtu (20/2/2021).

Para guru yang telah mengirimkan videonya, akan diseleksi oleh para juri untuk dinilai sebagai bahan pertimbangan yang kemudian akan dipilih 3 video terbaik dan 15 video favorit. Untuk kategori video terbaik, para pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai dengan total Rp37.500.000 untuk tiga orang pemenang, sedangkan untuk 15 pemenang video favorit masing-masing akan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp1.000.000.

"Bagi para guru yang belum berkesempatan untuk berhasil di AGII tahun ini, saya harap Bapak/Ibu guru dapat tetap semangat, kreatif, dan bisa saling menginspirasi," ujarnya.



Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro, Sabrina Kharisanti juga turut menuturkan harapan dan apresiasi kepada para peserta AGII 2020/2021 untuk dapat terus berinovasi dan berkarya untuk pendidikan Indonesia.

"Saya sangat mengapresiasi seluruh peserta yang telah membagikan video-video belajarnya yang inovatif dan kreatif. Untuk para pemenang saya ucapkan selamat semoga hadiahnya dapat bermanfaat dana bagi yang belum beruntung di tahun ini, jangan berhenti untuk dapat terus berinovasi lebih baik lagi. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk para guru agar potensi yang sudah ada semakin maksimal dan juga semakin banyak guru yg memberi inspirasi kepada para murid, semakin banyak murid yang kreatif dan berkualitas," ujar Sabrina.

Salah satu pemenang AGII 2020/2021, Ricky Yakobus Kota dari SMA Dian Harapan Lubuklinggau membagikan cerita inovasinya dalam mengembangkan pembelajaran melalui metode gamifikasi yaitu penggunaan dari teknik desain permainan, permainan berpikir dan permainan mekanik untuk meningkatkan non-game konteks.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!