ITS Borong 13 Medali dan 2 Penghargaan di Ajang Internasional AISEEF
Rabu, 24 Februari 2021 - 23:18 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Departemen Aktuaria ITS sekaligus salah satu dewan juri AISEEF 2021, Dr Soehardjoepri MSi, mengatakan pencapaian ITS di AISEEF 2021 merupakan sebuah berita yang menggembirakan. Dari keterangan Djoepri, sapaan akrabnya, ITS selalu konstan menyumbang banyak medali terutama medali emas.
“Hampir setiap tahunnya, tim mahasiswa ITS pasti menyumbang (medali) emas, dan medali emas biasanya lebih banyak daripada medali perak atau perunggu,” katanya melalui siaran pers, Rabu (24/2).
Dia pun bangga dengan torehan prestasi para mahasiswa ITS ini. Meskipun tengah berada di masa pendemi, mahasiwa ITS tidak tutup mata dan senantiasa dipenuhi dengan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan hal-hal baru. Dia sempat menyebut terkait peran dosen pembimbing yang tidak kalah berjasa dalam pencapaian yang didapatkan mahasiswanya.
Ajang AISEEF 2021 sendiri terselenggara atas kerjasama Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dengan Departemen Teknologi Pangan IPB, Departemen Gizi Undip, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Institut Internasional Indonesia untuk Ilmu Hayati (I3L), Yayasan Prestasi Pendidik Indonesia, dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Malang Raya.
AISEEF 2021 ini diikuti 450 tim dari 19 negara di dunia yaitu Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Sudan, Hong Kong, Filipina, Yaman, Brazil, Turki, Macau, Meksiko, Thailand, Macao, Iran, Nepal, Mesir, Irak, dan Azerbaijan.
“Hampir setiap tahunnya, tim mahasiswa ITS pasti menyumbang (medali) emas, dan medali emas biasanya lebih banyak daripada medali perak atau perunggu,” katanya melalui siaran pers, Rabu (24/2).
Dia pun bangga dengan torehan prestasi para mahasiswa ITS ini. Meskipun tengah berada di masa pendemi, mahasiwa ITS tidak tutup mata dan senantiasa dipenuhi dengan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan hal-hal baru. Dia sempat menyebut terkait peran dosen pembimbing yang tidak kalah berjasa dalam pencapaian yang didapatkan mahasiswanya.
Ajang AISEEF 2021 sendiri terselenggara atas kerjasama Indonesian Young Scientist Association (IYSA) dengan Departemen Teknologi Pangan IPB, Departemen Gizi Undip, Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Institut Internasional Indonesia untuk Ilmu Hayati (I3L), Yayasan Prestasi Pendidik Indonesia, dan Himpunan Penggiat Adiwiyata Indonesia Malang Raya.
AISEEF 2021 ini diikuti 450 tim dari 19 negara di dunia yaitu Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, Korea Selatan, Singapura, Sudan, Hong Kong, Filipina, Yaman, Brazil, Turki, Macau, Meksiko, Thailand, Macao, Iran, Nepal, Mesir, Irak, dan Azerbaijan.
(mpw)
Lihat Juga :