Mahasiswa UI Raih Juara 2 Ajang 'Indonesia MUN in World Food Program' 2021
Sabtu, 27 Februari 2021 - 01:02 WIB
loading...
A
A
A
“Persaingan antar peserta sangat terasa dalam perlombaan ini, misalnya ada peserta lain yang mencoba berargumentasi untuk menjatuhkan negara saya di hadapan peserta lainnya. Pada akhirnya, saya berhasil menjadi Sponsor dan Presenter, atau pemimpin pada kelompok besar tersebut. Terima kasih kepada pelatih MUN dan pihak-pihak lainnya yang mendukung saya dalam menjalani perlombaan ini,” ujar Aysha.
Baca juga: UI Tambah 3 Prodi Baru di Jenjang Sarjana Paralel
Pada saat perlombaan dimulai, partisipan akan diuji pengetahuannya mengenai topik, negara yang mereka representasikan, sistem PBB dan solusi yang mereka bawakan melalui diskusi dan perdebatan yang muncul pada konferensinya. Partisipan juga harus selalu siap melakukan pidato dalam bahasa Inggris dan berdebat dengan tetap mempertahankan kemampuan diplomasi.
Opini dan solusi yang mereka bawakan juga harus dinegosiasikan kepada partisipan lain yang biasanya berjumlah 30-90 orang. Mereka diharuskan membuat kelompok yang berisikan negara-negara dan memimpin diskusi serta jalannya agenda kelompok tersebut. "Jika berhasil memimpin sebuah kelompok besar dan memberi pengaruh yang cukup kuat kepada seluruh peserta, kita bisa dijadikan nominasi juara oleh para juri," kata Aysha.
Indonesia MUN bertujuan untuk memperluas jaringan pesertanya dan untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, negosiasi, dan perancangan hukum untuk meningkatkan komunitas mereka dengan belajar di luar batas ruang kelas. Melalui berbagai kegiatannya, Indonesia MUN berharap dapat meningkatkan semangat Model United Nations dan meningkatkan kemampuan delegasi sebagai calon pemimpin bangsa.
Baca juga: UI Tambah 3 Prodi Baru di Jenjang Sarjana Paralel
Pada saat perlombaan dimulai, partisipan akan diuji pengetahuannya mengenai topik, negara yang mereka representasikan, sistem PBB dan solusi yang mereka bawakan melalui diskusi dan perdebatan yang muncul pada konferensinya. Partisipan juga harus selalu siap melakukan pidato dalam bahasa Inggris dan berdebat dengan tetap mempertahankan kemampuan diplomasi.
Opini dan solusi yang mereka bawakan juga harus dinegosiasikan kepada partisipan lain yang biasanya berjumlah 30-90 orang. Mereka diharuskan membuat kelompok yang berisikan negara-negara dan memimpin diskusi serta jalannya agenda kelompok tersebut. "Jika berhasil memimpin sebuah kelompok besar dan memberi pengaruh yang cukup kuat kepada seluruh peserta, kita bisa dijadikan nominasi juara oleh para juri," kata Aysha.
Indonesia MUN bertujuan untuk memperluas jaringan pesertanya dan untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, negosiasi, dan perancangan hukum untuk meningkatkan komunitas mereka dengan belajar di luar batas ruang kelas. Melalui berbagai kegiatannya, Indonesia MUN berharap dapat meningkatkan semangat Model United Nations dan meningkatkan kemampuan delegasi sebagai calon pemimpin bangsa.
(mpw)
Lihat Juga :