Nadiem Pastikan Bantuan Kuota Data 2021 Lebih Fleksibel dalam Penggunaannya

Rabu, 03 Maret 2021 - 19:20 WIB
loading...
Nadiem Pastikan Bantuan...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
A A A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan bantuan kuota data yang dilanjutkan penyalurannya tahun ini lebih fleksibel dalam penggunaanya dibandingkan tahun lalu.

Mendikbud menerangkan, dalam masa transisi untuk menuju pembelajaran tatap muka pemerintah harus memastikan jika semua guru dan siswa tetap harus bisa mengakses internet untuk kebutuhan pembelajaran.

Baca juga: Tingkatkan Kompetensi Guru Calon PPPK, Ini yang Dilakukan Kemendikbud

Terlebih, kata Nadiem, saat pembelajaran tatap muka dimulai pun pastinya masih akan ada kebutuhan pembelajaran online karena kapasitas tatap muka yang diperbolehkan di satuan pendidikan hanya 50 % saja.

Meski bantuan kuota data ini dilanjutkan, ujarnya, bantuan tahun ini berbeda dari segi fleksibilas penggunaanya. "Kami mendengar banyak sekali masukan dari masyarakat terutama mengenai fleksibilitas penggunaannya," katanya pada diskusi Mendedar Kuota Belajar yang disiarkan Youtube FMB9, Rabu (3/3).

Nadiem menjelaskan, masyarakat mengeluhkan banyak laman yang tidak masuk dalam kuota belajar sehingga menghabiskan pulsa pribadi pengguna. Selain itu juga ada yang memberi masukan tentang materi pembelajaran yang bagus di Youtube tetapi tidak masuk kuota belajar.

Baca juga: Kemendikbud Kembangkan Program Kreativitas Mahasiswa Vokasi

Oleh karena banyak masukan inilah, maka kuota yang tadinya terbagi atas kuota belajar dan kuota umum kini dibuka untuk kuota umum saja. Meski dia mengakui giga perbulan yang diterima lebih kecil dari tahun lalu tapi fleksibilitas penggunaannya lebih tinggi.

"Walaupun giga perbulan lebih kecil dari kuota belajar sebelumnya tapi kualitas per giga dan fleksibiltasnya lebih meningkat menjadi kuota umum," tutur Mendikbud.

Dia menjelaskan, bantuan kuota lebih fleksibel dipakai terutama untuk penggunaan Google, Youtube dan juga untuk riset ke laman-laman universitas. "Jadi ini lebih user friendly dan fleksibel bagi semua jenis pengguna," pungkasnya.

Diketahui, bantuan kuota data akan disalurkan kembali tahun ini. Peserta didik di jenjang pendidikan anak usia dini (Paud) akan menerima bantuan kuota sebesar 7 GB perbulan. Sedangkan untuk peserta didik di jenjang pendidikan dasar dan menengah akan menerima 10 GB perbulan.

Sementara bantuan kuota data yang akan diterima untuk pendidik di jenjang Paud dan pendidikan dasar dan menengah sekitar 12 GB perbulan. Untuk dosen dan mahasiswa akan menerima 15 GB perbulan.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Dibuka hingga 13 Juli,...
Dibuka hingga 13 Juli, Ini Persyaratan Beasiswa Guru Unpad 2026
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Unpad Luncurkan Beasiswa...
Unpad Luncurkan Beasiswa Guru 2026, Ini Link Pendaftarannya
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
GIIAS 2021 Hadirkan...
GIIAS 2021 Hadirkan Mobil Masa Depan yang Diproduksi Dalam Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved