Keren, Siswa SMA Ini Bikin Aplikasi Trauma Perundungan
Sabtu, 20 Maret 2021 - 16:19 WIB
loading...
A
A
A
Syifa Nur Sabila, ketua tim, menyampaikan tujuan pembuatan aplikasi SPINTHER. "Melalui aplikasi ini kami berharap korban perundungan bisa menghilangkan traumanya dan memulai self-healing,” ujarnya.
Aplikasi besutan tim SMAN 63 Jakarta ini meraih juara pertama dalam ajang penelitian FUN Research yang digagas Universitas Pertamina. Kegiatan ini bertujuan memupuk dan menanamkan budaya creative problem solving sejak dini. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh siswa/siswi SMA/sederajat di Jabodetabek. Selain mendapatkan pembinaan selama pelaksanaan proyek, pemenang dari kompetisi akan memperoleh pendanaan sampai dengan 15 juta rupiah untuk mengembangkan dan mengaplikasikan purwarupa penelitian mereka.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina, Budi W. Soetjipto, Ph.D., dalam acara penganugerahan pemenang secara daring Rabu, (3/3) 2021, mengungkap kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun budaya inovasi sejak dini. "Di Universitas Pertamina, setiap mahasiswa wajib menyelesaikan mata kuliah Critical Thinking dan Creative Problem Solving sebagai upaya membentuk budaya inovasi. Ini yang ingin kita tularkan ke level lebih dini, di kalangan siswa SMA melalui FUN Research," jelasnya.
Budaya inovasi di UP membuahkan hasil sederet prestasi. Baru-baru ini, mahasiswa Universitas Pertamina berhasil menyabet beragam penghargaan di ajang Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP). OGIP merupakan event tahunan berskala internasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Tim dari Universitas Pertamina meraih juara 1 dan juara 2 dalam kategori Plan Of Development Competition dan Juara 1 dan 2 dalam kategori Geothermal Study Case.
Selain SMAN 63 Jakarta, pemenang FUN Research lainnya adalah tim dari SMAN 8 Jakarta yang meraih juara ke-2 dengan judul penelitian “_Online Platform Sharing Asse_t Pendukung Pembelajaran Jarak Jauh”. Dan tim dari SMAN 4 Kota Tangerang Selatan dengan judul penelitian “Wirausaha Keliga Sebagai Usaha Kreatif Era Pandemi”.
Aplikasi besutan tim SMAN 63 Jakarta ini meraih juara pertama dalam ajang penelitian FUN Research yang digagas Universitas Pertamina. Kegiatan ini bertujuan memupuk dan menanamkan budaya creative problem solving sejak dini. Kompetisi ini terbuka bagi seluruh siswa/siswi SMA/sederajat di Jabodetabek. Selain mendapatkan pembinaan selama pelaksanaan proyek, pemenang dari kompetisi akan memperoleh pendanaan sampai dengan 15 juta rupiah untuk mengembangkan dan mengaplikasikan purwarupa penelitian mereka.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan dan Kerjasama Universitas Pertamina, Budi W. Soetjipto, Ph.D., dalam acara penganugerahan pemenang secara daring Rabu, (3/3) 2021, mengungkap kegiatan ini dilaksanakan untuk membangun budaya inovasi sejak dini. "Di Universitas Pertamina, setiap mahasiswa wajib menyelesaikan mata kuliah Critical Thinking dan Creative Problem Solving sebagai upaya membentuk budaya inovasi. Ini yang ingin kita tularkan ke level lebih dini, di kalangan siswa SMA melalui FUN Research," jelasnya.
Budaya inovasi di UP membuahkan hasil sederet prestasi. Baru-baru ini, mahasiswa Universitas Pertamina berhasil menyabet beragam penghargaan di ajang Oil and Gas Intellectual Parade (OGIP). OGIP merupakan event tahunan berskala internasional yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta. Tim dari Universitas Pertamina meraih juara 1 dan juara 2 dalam kategori Plan Of Development Competition dan Juara 1 dan 2 dalam kategori Geothermal Study Case.
Selain SMAN 63 Jakarta, pemenang FUN Research lainnya adalah tim dari SMAN 8 Jakarta yang meraih juara ke-2 dengan judul penelitian “_Online Platform Sharing Asse_t Pendukung Pembelajaran Jarak Jauh”. Dan tim dari SMAN 4 Kota Tangerang Selatan dengan judul penelitian “Wirausaha Keliga Sebagai Usaha Kreatif Era Pandemi”.
(mpw)
Lihat Juga :