Kejar PTM, Mendikbud: Vaksinasi Guru dan Tenaga Pendidik Jadi Prioritas
Selasa, 30 Maret 2021 - 16:19 WIB
loading...
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidik menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Dia menjelaskan, vaksinasi ini diberikan untuk seluruh jenjang baik pendidikan negeri maupun swasta. Baik untuk pendidikan formal dan juga non formal dan juga pendidikan keagamaan.
Baca juga: Vaksinasi Guru Selesai, Nadiem: Sekolah Wajib Buka Opsi Pembelajaran Tatap Muka
"Prioritas vaksinasi ini dilakukan berdasarkan tingkat kesulitan melakukan pembelajaran jarak jauh. Makanya saat vaksinnya tiba, kami selalu memprioritaskan yang paling muda dulu," katanya pada Keputusan Bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 secara daring, Selasa (30/3).
Dia menjelaskan, vaksinasi guru dan tenaga pendidik diprioritaskan untuk dilakukan di jenjang Paud, SD dan SLB dan yang sederajat karena di jenjang inilah pembelajaran tatap muka yang paling sulit dilakukan. Lalu kemudian tahap dua ke SMP, SMA dan SMK dan akhirnya tahap ketiga yaitu pendidikan tinggi.
Dia menjelaskan, vaksinasi ini diberikan untuk seluruh jenjang baik pendidikan negeri maupun swasta. Baik untuk pendidikan formal dan juga non formal dan juga pendidikan keagamaan.
Baca juga: Vaksinasi Guru Selesai, Nadiem: Sekolah Wajib Buka Opsi Pembelajaran Tatap Muka
"Prioritas vaksinasi ini dilakukan berdasarkan tingkat kesulitan melakukan pembelajaran jarak jauh. Makanya saat vaksinnya tiba, kami selalu memprioritaskan yang paling muda dulu," katanya pada Keputusan Bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 secara daring, Selasa (30/3).
Dia menjelaskan, vaksinasi guru dan tenaga pendidik diprioritaskan untuk dilakukan di jenjang Paud, SD dan SLB dan yang sederajat karena di jenjang inilah pembelajaran tatap muka yang paling sulit dilakukan. Lalu kemudian tahap dua ke SMP, SMA dan SMK dan akhirnya tahap ketiga yaitu pendidikan tinggi.
Lihat Juga :