Miris, 400 Ribu Sarjana TI Per Tahun Tak Memenuhi Kualifikasi Industri
Senin, 05 April 2021 - 18:23 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karenanya, kata dia, berbagai sarana untuk menunjang keahlian lulusan TI sangatlah dibutuhkan. Baik dalam bentuk sarana pelatihan, sertifikasi, atau kegiatan yang mampu mendorong lulusan TI lebih kreatif menyalurkan bakatnya.
Baca juga: UTBK SBMPTN Dimulai 12 April, Cek Daftar 74 Pusat UTBK
Sementara itu, untuk mendorong lahirnya SDM kreatif di bidang IT, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar event Baparekraf Developer Day (BDD) pada 3 April 2021 di Bandung. Event ini digelar untuk mengembangkan ekosistem developer aplikasi yang berkualitas.
BDD merupakan event yang bertujuan mengasah kemampuan teknis pengembang aplikasi di Indonesia. Mempertemukan para pelaku dan praktisi di industri digital kreatif dengan para developer dalam sebuah sesi transfer pengetahuan dengan standar industri.
“Ekonomi digital merupakan salah satu sektor yang bertumbuh di masa pandemi. Makanya kami terus mendorong ekosistem developer lokal, sehingga tercipta sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas developer,” jelas Deputi Bidang Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam.
Baca juga: UTBK SBMPTN Dimulai 12 April, Cek Daftar 74 Pusat UTBK
Sementara itu, untuk mendorong lahirnya SDM kreatif di bidang IT, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) menggelar event Baparekraf Developer Day (BDD) pada 3 April 2021 di Bandung. Event ini digelar untuk mengembangkan ekosistem developer aplikasi yang berkualitas.
BDD merupakan event yang bertujuan mengasah kemampuan teknis pengembang aplikasi di Indonesia. Mempertemukan para pelaku dan praktisi di industri digital kreatif dengan para developer dalam sebuah sesi transfer pengetahuan dengan standar industri.
“Ekonomi digital merupakan salah satu sektor yang bertumbuh di masa pandemi. Makanya kami terus mendorong ekosistem developer lokal, sehingga tercipta sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas developer,” jelas Deputi Bidang Aplikasi dan Tata Kelola Ekonomi Digital Kemenparekraf/Baparekraf Muhammad Neil El Himam.
Lihat Juga :