Tingkatkan Daya Saing, Computational Thinking Jadi Program Unggulan Kemenag
Rabu, 07 April 2021 - 15:44 WIB
loading...
Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani. Foto/Dok/Humas Pendis Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menekankan kemampuan siswa madrasah untuk menjawab tantangan di masa depan. Di antaranya dengan memberikan kompetensi berpikir komputasional (Computational Thinking).
Pentingnya kemampuan berpikir komputasional dalam kegiatan pembelajaran itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani disampaikan pada Rapat kerja Nasional (Rakernas) Kemenag RI, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Kisah Zainul Muttaqin, Guru Tunanetra yang Berjuang dari Ruang Gelap Kehidupan
Ramdhani menambahkan, injeksi Computational Thinking (CT) ini diinjeksikan ke seluruh madrasah di berbagai penjuru Indonesia dan menjadi salah satu program unggulan Kementerian Agama.
“Computational thinking merupakan salah satu program prioritas Kemenag yang berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang bertujuan untuk membangun cara berpikir siswa agar memiliki kemampuan untuk melakukan dekomposisi dari berbagai persoalan,” tambahnya.
Pentingnya kemampuan berpikir komputasional dalam kegiatan pembelajaran itu disampaikan Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Muhammad Ali Ramdhani disampaikan pada Rapat kerja Nasional (Rakernas) Kemenag RI, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Kisah Zainul Muttaqin, Guru Tunanetra yang Berjuang dari Ruang Gelap Kehidupan
Ramdhani menambahkan, injeksi Computational Thinking (CT) ini diinjeksikan ke seluruh madrasah di berbagai penjuru Indonesia dan menjadi salah satu program unggulan Kementerian Agama.
“Computational thinking merupakan salah satu program prioritas Kemenag yang berada di Direktorat Jenderal Pendidikan Islam yang bertujuan untuk membangun cara berpikir siswa agar memiliki kemampuan untuk melakukan dekomposisi dari berbagai persoalan,” tambahnya.
Lihat Juga :