Ibu-ibu, Ini Loh Cara Memilih Telur Berkualitas dari Pakar IPB University

Selasa, 13 April 2021 - 03:25 WIB
loading...
Ibu-ibu, Ini Loh Cara...
Dr Drh Trioso Purnawarman, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) IPB. Foto/Dok/IPB
A A A
JAKARTA - Telur merupakan salah satu bahan pangan hewani yang mudah diolah dan bergizi tinggi. Telur juga memiliki kadar protein dan vitamin D serta DHA dan kolin yang baik bagi tumbuh kembang balita. Namun begitu, masyarakat masih belum mengetahui secara pasti kualitas telur yang dibeli. Terkadang wujud telur yang terlihat baik ternyata tidak layak dikonsumsi.

Menyambut bulan Ramadhan, tentunya menjadi hal penting agar masyarakat khususnya ibu rumah tangga dapat mengetahui cara pemilihan telur yang benar-benar berkualitas dan sehat serta cara penanganan telur yang benar.

Baca juga: Ini 5 Alasan Prodi Ilmu dan Teknologi Kelautan IPB Jadi Pilihan Mahasiswa Baru

Berkaitan dengan hal tersebut, Dr Drh Trioso Purnawarman, Dosen IPB University dari Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dalam Webinar Sapa Agrinita FKH IPB University dengan tema “Pemilihan Telur Berkualitas dan Cara penanganan Telur yang Benar”, (6/4) paparkan tips memilih telur yang baik. Dr Trioso berharap masyakat dapat memahami cara memilih telur dan agar tidak sampai tertipu dengan tawaran penjual nakal.

Berbicara tentang strukturnya, telur dinilai mudah rusak karena kadar protein yang tinggi, pH yang normal, dan kandungan air yang cukup tinggi sehingga digemari oleh bakteri patogen. Di samping itu, telur memiliki potensi bahaya, seperti membawa penyakit yang diturunkan dari ayam yang sakit. Sehingga bila tidak diolah hingga matang akan mengakibatkan masalah pada kesehatan. Belum lagi terdapat bahaya kimia akibat pengobatan unggas dengan pemberian antiobiotik sehingga di dalamnya terdapat residu antibiotik yang dapat menimbulkan reaksi alergi.

Sementara itu, struktur telur yang kompleks terdiri dari kulit telur, kuning telur, dan putih telur. Kulit telur dan putih telur dapat bertindak sebagai pelindung fisik dan kimia. Membran serta lapisan kutikula pada kulit telur dapat menghambat proses kerusakan telur.

Baca juga: Kenalkan Keragaman Budaya, Mendikbud Sebar Mahasiswa ke Seluruh Pelosok Nusantara

“Telur ini memiliki perlindungan fisik dan perlindungan kimia. Secara umum, yang perlu kita ketahui tentang telur yakni pelindung yang paling kuat dan utama dalam ketahanan telur adalah kutikula. Kemudian selaput-selaput. Saat kita merebus telur, setelah dibuka ada selaput yang menempel pada kulit telur atau outer cell membrane dan selaput yang menempel pada putih telur atau inner cell membrane. Bila kita pertemukan kedua selaput ini menandakan bahwa telur tersebut masih baru, beda kalau sudah tidak fresh lagi, akan sulit dikelupas,” jelasnya.

Putih telur juga dapat bertindak sebagai pertahanan fisik karena viskositas yang tinggi. Pada telur yang berasal dari unggas yang sakit, keadaan putih telur yang kental tidak akan pernah ditemukan walaupun telur masih fresh. Sehingga definisi telur yang berkualitas adalah telur yang berasal dari unggas yang sehat.

Di dalam putih telur juga terdapat berbagai zat antimikrobial sebagai pertahanan kimia walaupun tidak bisa membunuh semua jenis mikroorganisme seperti salmonella. Sehingga ia menyarankan agar masyarakat tidak mengonsumsi telur setengah matang apalagi mentah.

Baca juga: Eliminasi 27 PT, Mahasiswa UIN Bandung Jawara Kompetisi Debat Hukum Nasional

Secara fisik atau organoleptik, masyarakat dapat memperhatikan beberapa hal dalam memilih telur yang berkualitas baik. Misalnya, tidak terlihat retak maupun retak halus karena kuman dapat mudah masuk, memilih telur bentuknya normal, kulit telur utuh dan halus, warnanya homogen yakni coklat, serta tidak kasar pada ujung tumpul dan lancipnya.

Bila kasar pada ujung tumpul dan lancipnya biasanya disebabkan karena berasal dari ayam berusia menjelang di-afkir sekitar 80-90 minggu. Masyarakat juga perlu menghindari telur yang bobotnya agak berat dan kerabangnya tipis, serta warnanya tidak terlalu coklat. Tidak kalah penting, warnanya harus homogen karena ketidakseragaman warna pada telur menandakan bahwa telur berasal unggas tidak sehat, manajemen kurang baik, maupun terkait masalah usia.

Di samping itu, penting untuk memilih telur yang isinya kompak, kental, kuning telur masih dilindungi dan dikelilingi oleh putih telur yang kental, tidak ada bintik-bintik darah dan tidak berbau.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Selain Daun Pepaya dan...
Selain Daun Pepaya dan Nanas, Ini Bahan Alami Lain untuk Mengempukkan Daging Kurban
Rekomendasi
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
5 Fakta Menarik Jerman...
5 Fakta Menarik Jerman Tumbang Dihajar Ekuador: Gol Kilat Sane hingga Tekanan Gila La Tri
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
Ini Cara Hentikan Israel...
Ini Cara Hentikan Israel Invasi Gaza Menurut Pangeran Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved