Unusa Surabaya Lantik 44 Profesi Ners, Siap Bersaing di Era Global
Minggu, 18 April 2021 - 05:32 WIB
loading...
A
A
A
Nursalam berharap, Unusa bisa memanfaatkan moment peluang bekerja di luar negeri. Pasalnya, banyak para perawat yang bekerja di luar negeri dan sudah mahir di bidang keperawatan, kerap kali tidak betah dan ingin kembali pulang ke Indonesia."Padahal ilmu dan pengalaman bekerja di luar negeri sangat dibutuhkan," tuturnya.
Sementara itu, Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie menegaskan bahwa Unusa sudah mempersiapkan lulusan perawat yang siap bekerja di luar negeri, khususnya di negara Jepang. Melalui Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Unusa, lulusan perawat bisa bekerja di luar negeri.
"LPKS Unusa telah kerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tujuannya mempersiapkan lulusan perawat agar bisa dan mampu bekerja di luar negeri," ungkap Jazidie.
Jazidie menjelaskan, tidak hanya keterampilan dalam bidang keperawatan, LPKS Unusa juga mengajarkan bahasa Jepang sampai level 4. "Kami mempersiapkan para calon perawat yang akan bekerja di luar negeri. Perawat di Jepang sangat dibutuhkan, karena orang-orang di Jepang sering menitipkan orang tua di tempat penitipan atau panti asuhan. Hal itu menjadi peluang bagi lulusan perawat di Indonesia," kata dia.
Salah satu lulusan Pendidikan Profesi Ners Unusa, Fida Fitriyanah mengaku, kedepannya dirinya sudah mempersiapkan untuk mengenyam pendidikan lagi."Dengan ini saya bisa mengembangkan potensi pada diri saya untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi lebih baik lagi," pungkasnya.
Sementara itu, Rektor Unusa, Prof. Achmad Jazidie menegaskan bahwa Unusa sudah mempersiapkan lulusan perawat yang siap bekerja di luar negeri, khususnya di negara Jepang. Melalui Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Unusa, lulusan perawat bisa bekerja di luar negeri.
"LPKS Unusa telah kerja sama dengan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), tujuannya mempersiapkan lulusan perawat agar bisa dan mampu bekerja di luar negeri," ungkap Jazidie.
Jazidie menjelaskan, tidak hanya keterampilan dalam bidang keperawatan, LPKS Unusa juga mengajarkan bahasa Jepang sampai level 4. "Kami mempersiapkan para calon perawat yang akan bekerja di luar negeri. Perawat di Jepang sangat dibutuhkan, karena orang-orang di Jepang sering menitipkan orang tua di tempat penitipan atau panti asuhan. Hal itu menjadi peluang bagi lulusan perawat di Indonesia," kata dia.
Salah satu lulusan Pendidikan Profesi Ners Unusa, Fida Fitriyanah mengaku, kedepannya dirinya sudah mempersiapkan untuk mengenyam pendidikan lagi."Dengan ini saya bisa mengembangkan potensi pada diri saya untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi lebih baik lagi," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :