Unusa Surabaya Lantik 44 Profesi Ners, Siap Bersaing di Era Global
Minggu, 18 April 2021 - 05:32 WIB
loading...
Pelantikan dan pengambilan sumpah mahasiswa program profesi Ners FKK Unusa, Sabtu (17/4). Foto/SINDOnews/Ali Masduki
A
A
A
SURABAYA - Senat Akademik Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar acara pelantikan dan pengambilan sumpah lulusan profesi ners tahun 2021 yang diikuti 44 orang lulusan pendidikan profesi ners Unusa, Sabtu (17/4).
Ketua DPW PPNI Jatim, Prof. Nursalam menjelaskan, tantangan perawat kedepannya harus meningkatkan kualitas dan kompetensi untuk menangani infeksi. Selain itu, lulusan pendidikan ners harus bersaing di era global.
Baca juga: Mau Daftar Beasiswa ADik dari Kemendikbud, Simak Informasi Lengkapnya
"Tantangan ke depan, pangsa kerja terbesar bidang keperawatan ada di luar negeri, saya rasa Unusa satu satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang bisa bersaing di asia, timur tengah, dan beberapa negara lainnya. Apalagi dari 55 Prodi Profesi Ners di Jawa Timur, hanya Unusa Perguruan Tinggi Swasta yang sudah terakreditasi A," jelasnya.
Nursalam mengatakan, potensi perawat yang bekerja di luar negeri cukup terbuka. Di beberapa negara masih membutuhkan bantuan seorang perawat. "Para lulusan profesi ners, selalu kami dorong untuk bisa bekerja di luar negeri," katanya.
Di Jawa Timur sendiri, jumlah perawat ada sekitar 33 ribu. Dengan jumlah tersebut ada kesempatan untuk bekerja di luar negeri. Sekitar 50 persen memiliki potensi bekerja di luar negeri.
Baca juga: Dikonversi 20 SKS, 20 Ribu Mahasiswa Siap Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Ketua DPW PPNI Jatim, Prof. Nursalam menjelaskan, tantangan perawat kedepannya harus meningkatkan kualitas dan kompetensi untuk menangani infeksi. Selain itu, lulusan pendidikan ners harus bersaing di era global.
Baca juga: Mau Daftar Beasiswa ADik dari Kemendikbud, Simak Informasi Lengkapnya
"Tantangan ke depan, pangsa kerja terbesar bidang keperawatan ada di luar negeri, saya rasa Unusa satu satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang bisa bersaing di asia, timur tengah, dan beberapa negara lainnya. Apalagi dari 55 Prodi Profesi Ners di Jawa Timur, hanya Unusa Perguruan Tinggi Swasta yang sudah terakreditasi A," jelasnya.
Nursalam mengatakan, potensi perawat yang bekerja di luar negeri cukup terbuka. Di beberapa negara masih membutuhkan bantuan seorang perawat. "Para lulusan profesi ners, selalu kami dorong untuk bisa bekerja di luar negeri," katanya.
Di Jawa Timur sendiri, jumlah perawat ada sekitar 33 ribu. Dengan jumlah tersebut ada kesempatan untuk bekerja di luar negeri. Sekitar 50 persen memiliki potensi bekerja di luar negeri.
Baca juga: Dikonversi 20 SKS, 20 Ribu Mahasiswa Siap Ikuti Pertukaran Mahasiswa Merdeka
Lihat Juga :