Kenapa Perguruan Tinggi Malaysia Lebih Maju dari Indonesia, Rektor IPB: Ini Kuncinya
Sabtu, 24 April 2021 - 08:36 WIB
loading...
Rektor IPB University, Prof Arif Satria. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Dunia menyebutkan perangkingan dunia memiliki dampak luar biasa bagi perguruan tinggi . Perangkingan membuka jalan untuk menjalin kerja sama konsorsium internasional. Menurut Rektor IPB University, Prof Arif Satria , dengan menyebut posisi rangking perguruan tinggi, akses kerja sama internasional menjadi sangat mudah.
“Saat ini IPB University telah tergabung dalam 14 konsorsium riset baru. Ini karena menyebutkan posisi kami di perankingan dunia. Jadi perangkingan itu bukan sekadar menjaga reputasi akan tetapi membutuhkan strategi, butuh effort, butuh data yang harus dipersiapkan,” ucapnya ketika menjadi narasumber dalam webinar Kampus Indonesia Menuju Top Ranking Dunia, dalam keterangan pers, Sabtu (24/4/2021).
Baca juga: IPB Peringkat 7 Dunia untuk SDG#2 'Zero Hunger' versi THE Impact Rankings 2021
Terkait rangking, Rektor menyebutkan perguruan tinggi di Malaysia bisa masuk perangkingan di bawah 200 besar dunia (lebih maju dari Indonesia) karena terkoordinasikan dengan baik.
“Ada sekitar lima perguruan tinggi yang terkonsolidasi oleh kementerian sehingga mereka mengambil langkah secara bersama-sama. Sehingga saya berharap perguruan tinggi di Indonesia juga melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan universitas di Malaysia. Bergerak bersama saling memperkuat untuk masuk perangkingan menuju ke 100 besar dunia,” ujarnya.
“Saat ini IPB University telah tergabung dalam 14 konsorsium riset baru. Ini karena menyebutkan posisi kami di perankingan dunia. Jadi perangkingan itu bukan sekadar menjaga reputasi akan tetapi membutuhkan strategi, butuh effort, butuh data yang harus dipersiapkan,” ucapnya ketika menjadi narasumber dalam webinar Kampus Indonesia Menuju Top Ranking Dunia, dalam keterangan pers, Sabtu (24/4/2021).
Baca juga: IPB Peringkat 7 Dunia untuk SDG#2 'Zero Hunger' versi THE Impact Rankings 2021
Terkait rangking, Rektor menyebutkan perguruan tinggi di Malaysia bisa masuk perangkingan di bawah 200 besar dunia (lebih maju dari Indonesia) karena terkoordinasikan dengan baik.
“Ada sekitar lima perguruan tinggi yang terkonsolidasi oleh kementerian sehingga mereka mengambil langkah secara bersama-sama. Sehingga saya berharap perguruan tinggi di Indonesia juga melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan universitas di Malaysia. Bergerak bersama saling memperkuat untuk masuk perangkingan menuju ke 100 besar dunia,” ujarnya.
Lihat Juga :