Tantangan PTKI Makin Kompleks, Kemenag Gembleng Mental Pegawai Diktis
Selasa, 11 Mei 2021 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
Dihadapan ratusan pegawai Diktis, Suyitno berharap agar kegiatan pembinaan mental seperti sekarang ini ke depannya bisa lebih variative dan dimodivikasi sesuai dengan tantangan yang dihadapi.
Baca juga: 516 Siswa Perebutkan 230 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi 2021
Sementara itu Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang didaulat memberikan tausiyah mengatakan maju mundurnya umat Islam, salah satunya akan sangat ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam mencetak biru kualitas pendidikannya.
Kiai Moqsith mengutip kitab Minhajul Abidin mengatakan, adanya fenomena orang yang alim di bully oleh orang-orang yang bodoh dan ini sungguh memprihatinkan. “Orang alim tidak boleh diam apalagi uzlah, mereka harus aktif mengedukasi masyarakat dan menyuarakan kebenaran walau kadang dengan resiko di bully oleh orang-orang awam,” katanya.
Pria asli Madura ini menambahkan, hal yang memperihatinkan lagi adalah munculnya orang yang kaya yang jatuh miskin dan orang-orang yang terhormat jatuh dan menjadi hina.
Baca juga: 516 Siswa Perebutkan 230 Kuota Beasiswa Santri Berprestasi 2021
Sementara itu Dr. KH. Abdul Moqsith Ghazali, Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang didaulat memberikan tausiyah mengatakan maju mundurnya umat Islam, salah satunya akan sangat ditentukan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dalam mencetak biru kualitas pendidikannya.
Kiai Moqsith mengutip kitab Minhajul Abidin mengatakan, adanya fenomena orang yang alim di bully oleh orang-orang yang bodoh dan ini sungguh memprihatinkan. “Orang alim tidak boleh diam apalagi uzlah, mereka harus aktif mengedukasi masyarakat dan menyuarakan kebenaran walau kadang dengan resiko di bully oleh orang-orang awam,” katanya.
Pria asli Madura ini menambahkan, hal yang memperihatinkan lagi adalah munculnya orang yang kaya yang jatuh miskin dan orang-orang yang terhormat jatuh dan menjadi hina.
Lihat Juga :