Masih Berisiko, Keputusan Final Belajar Tatap Muka di Tangan Orang Tua
Sabtu, 22 Mei 2021 - 11:52 WIB
loading...
A
A
A
"Sekolah tidak boleh mengatakan bahwa anak itu bolos, tapi harus disediakan fasilitas hibrid. Jadi yang online dan offline secara bersamaan, mereka harus menyiapkan sistemnya," kata Anggota Komisi X DPR RI itu.
Baca juga: Sangat Dinanti, Akhirnya Tunjangan Profesi Guru Madrasah Bisa Cair Sebagian
Dalam kesempatan itu, Ledia juga menyatakan bahwa KBM tatap muka di sekolah akan sangat bergantung kebijakan pemerintah daerah yang didasarkan pada hasil evaluasi epidemiologi kasus COVID-19. Pemerintah daerah pun bertanggung jawab atas risiko dari rencana pembukaan KBM tatap muka di sekolah.
"Ketika kemudian akan dibuka, ada berbagai sistem yang harus disiapkan di masing-masing daerah, mulai dari menyiapkan sistem KBM tatap muka bergantian (shift) hingga menyiapkan fasilitas pendukung seperti kaca pembatas," sebutnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan (dapil) Kota Cimahi dan Kota Bandung itu menilai, rencana pembukaan KBM tatap muka di sekolah juga akan sangat bergantung pada kondisi bulan Juli mendatang. Terlebih, saat ini, semua pihak tengah dihadapkan pada kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2021.
Baca juga: Sangat Dinanti, Akhirnya Tunjangan Profesi Guru Madrasah Bisa Cair Sebagian
Dalam kesempatan itu, Ledia juga menyatakan bahwa KBM tatap muka di sekolah akan sangat bergantung kebijakan pemerintah daerah yang didasarkan pada hasil evaluasi epidemiologi kasus COVID-19. Pemerintah daerah pun bertanggung jawab atas risiko dari rencana pembukaan KBM tatap muka di sekolah.
"Ketika kemudian akan dibuka, ada berbagai sistem yang harus disiapkan di masing-masing daerah, mulai dari menyiapkan sistem KBM tatap muka bergantian (shift) hingga menyiapkan fasilitas pendukung seperti kaca pembatas," sebutnya.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan (dapil) Kota Cimahi dan Kota Bandung itu menilai, rencana pembukaan KBM tatap muka di sekolah juga akan sangat bergantung pada kondisi bulan Juli mendatang. Terlebih, saat ini, semua pihak tengah dihadapkan pada kekhawatiran terjadinya lonjakan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran 2021.
Lihat Juga :