Wapres Minta UIN Jakarta Kawal Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia
Minggu, 23 Mei 2021 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
Dengan modal tersebut, Amin meyakini bahwa UIN Jakarta akan mampu dan berkontribusi besar dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis. “UIN Jakarta juga harus mampu menjadi garda terdepan untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera serta ikut serta berpartisipasi mengangkat harkat serta martabat bangsa, dan tanah air tercinta di kancah dunia,” kata Amin,
Ia juga mengapresiasi kebesaran UIN Jakarta yang melahirkan banyak tokoh dan pemikir Islam terkemuka. Di antaranya Harun Nasution, Nurcholish Madjid, dan Quraish Shihab. Tokoh-tokoh Islam tersebut, menurut Amin, telah ikut berperan dalam mengembangkan pemikiran keislaman di Indonesia.
Oleh karena itu, Ma’ruf Amin pun tak heran jika UIN Jakarta sampai sekarang tercatat sebagai salah satu kiblat pengembangan pemikiran keislaman. “Mereka telah menggelorakan dan merawat tradisi keilmuan Islam yang rahmatan lil’alamin. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara di dunia,” imbuhnya,
Pada pidatonya yang berlangsung selama 20 menit tersebut, Amin secara khusus juga mengapresiasi kiprah UIN Jakarta dalam membumikan kajian-kajian teori dan praktik ekonomi Islam.
Kajian teori dan praktik ekonomi Islam dilakukan melalui kehadiran fakultas dan lembaga-lembaga di UIN Jakarta guna menyiapkan sumber daya manusia mumpuni dalam keuangan Syariah. Ini, menurut Amin, diharapkan mampu memperkuat kelembagan dan pengembangan ekonomi nasional di masa depan.
Ia juga mengapresiasi kebesaran UIN Jakarta yang melahirkan banyak tokoh dan pemikir Islam terkemuka. Di antaranya Harun Nasution, Nurcholish Madjid, dan Quraish Shihab. Tokoh-tokoh Islam tersebut, menurut Amin, telah ikut berperan dalam mengembangkan pemikiran keislaman di Indonesia.
Oleh karena itu, Ma’ruf Amin pun tak heran jika UIN Jakarta sampai sekarang tercatat sebagai salah satu kiblat pengembangan pemikiran keislaman. “Mereka telah menggelorakan dan merawat tradisi keilmuan Islam yang rahmatan lil’alamin. Tidak hanya di Indonesia tetapi juga di berbagai negara di dunia,” imbuhnya,
Pada pidatonya yang berlangsung selama 20 menit tersebut, Amin secara khusus juga mengapresiasi kiprah UIN Jakarta dalam membumikan kajian-kajian teori dan praktik ekonomi Islam.
Kajian teori dan praktik ekonomi Islam dilakukan melalui kehadiran fakultas dan lembaga-lembaga di UIN Jakarta guna menyiapkan sumber daya manusia mumpuni dalam keuangan Syariah. Ini, menurut Amin, diharapkan mampu memperkuat kelembagan dan pengembangan ekonomi nasional di masa depan.
(mpw)
Lihat Juga :