Bisa Diprediksi, Gerhana Bulan Total Terjadi 2,5 Tahun Sekali
Rabu, 26 Mei 2021 - 11:28 WIB
loading...
A
A
A
Warna bulan pada lokasi pengamatan saat GBT bergantung pada beberapa faktor seperti banyaknya kandungan uap air, polutan udara sebagai hasil pembakaran, asap pabrik atau asap kendaraan bermotor; dan debu atau abu letusan gunung berapi. Ketika kandungan material tersebut semakin banyak maka bulan akan tampak semakin gelap.
Baca juga: Mendikbudristek Resmikan Merdeka Belajar Episode 11, Kampus Merdeka Vokasi
Berkaitan dengan fenomena langkah ini, Observatorium Bosschma menggelar Pengamatan Virtual Langit Malam (PVLM) dalam rangka Gerhana Bulan Total (GBT) pada 26 Mei 2021, bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana di Kupang, Nusa Tenggara Timur, komunitas pecinta astronomi Pecinta Langit Timur (Pelati), dan seorang astronom amatir dari Kupang, Zulkarnain.
Pengamatan GBT nanti akan dilaksanakan di Bandung dan Kupang. Pengamatan gerhana bulan di Kupang lebih mudah dilakukan dan potensi terlihatnya bulan lebih tinggi karena posisi bulan lebih tinggi dan cuaca lebih cerah daripada di Bandung.
PVLM dapat disaksikan di channel Youtube Bosscha Observatory dan Slido mulai pulul 17.00 WIB. Dengan bergabung di Slido, masyarakat dapat mengikuti sesi diskusi interaktif seperti memberikan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan mengikuti polling. Untuk dapat bergabung di Slido, masyarakat dapat mendaftar secara gratis melalui https://bosscha.itb.ac.id/id/layanan/pvlm/ mulai Selasa (25/5/2021) pukul 19.00 WIB dan terbatas hanya untuk 700 orang.
Baca juga: Mendikbudristek Resmikan Merdeka Belajar Episode 11, Kampus Merdeka Vokasi
Berkaitan dengan fenomena langkah ini, Observatorium Bosschma menggelar Pengamatan Virtual Langit Malam (PVLM) dalam rangka Gerhana Bulan Total (GBT) pada 26 Mei 2021, bekerja sama dengan Universitas Nusa Cendana di Kupang, Nusa Tenggara Timur, komunitas pecinta astronomi Pecinta Langit Timur (Pelati), dan seorang astronom amatir dari Kupang, Zulkarnain.
Pengamatan GBT nanti akan dilaksanakan di Bandung dan Kupang. Pengamatan gerhana bulan di Kupang lebih mudah dilakukan dan potensi terlihatnya bulan lebih tinggi karena posisi bulan lebih tinggi dan cuaca lebih cerah daripada di Bandung.
PVLM dapat disaksikan di channel Youtube Bosscha Observatory dan Slido mulai pulul 17.00 WIB. Dengan bergabung di Slido, masyarakat dapat mengikuti sesi diskusi interaktif seperti memberikan pertanyaan, menjawab pertanyaan, dan mengikuti polling. Untuk dapat bergabung di Slido, masyarakat dapat mendaftar secara gratis melalui https://bosscha.itb.ac.id/id/layanan/pvlm/ mulai Selasa (25/5/2021) pukul 19.00 WIB dan terbatas hanya untuk 700 orang.
(mpw)
Lihat Juga :