Tekan Angka Putus Sekolah di Jabar, Baznas Luncurkan Program Ini
Jum'at, 28 Mei 2021 - 10:37 WIB
loading...
Baznas Jabar melalui Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) Jabar berupaya menekan angka putus sekolah di Provinsi Jabar. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jabar melalui Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) Jabar berupaya menekan angka putus sekolah di Provinsi Jabar.
Melalui program Desa Cerdas, Baznas Jabar berupaya memberikan motivasi hingga beasiswa kepada anak-anak usia sekolah, khususnya di wilayah pedesaan.
Baca juga: Keren! Siswa Indonesia Borong 6 Medali di Olimpiade Informatika Asia Pasifik
Wakil Ketua II Baznas Jabar, Ali Kosim mengatakan, Desa Cerdas merupakan program yang digagas oleh LBB Jabar bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar dan Patriot Desa.
Program yang diluncurkan di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kamis (27/5/2021) itu dilaksanakan berdasarkan hasil observasi dan penilaian terhadap tingkat pendidikan di desa yang bertujuan untuk menekan jumlah anak putus sekolah.
"Program ini berfokus pada bidang pendidikan dan peningkatan motivasi belajar anak-anak remaja di desa," ungkap Ali.
Baca juga: Penerapan Hybrid Learning bagi Siswa, Ini Syarat Wajib untuk Guru Sekolah
Melalui program Desa Cerdas, Baznas Jabar berupaya memberikan motivasi hingga beasiswa kepada anak-anak usia sekolah, khususnya di wilayah pedesaan.
Baca juga: Keren! Siswa Indonesia Borong 6 Medali di Olimpiade Informatika Asia Pasifik
Wakil Ketua II Baznas Jabar, Ali Kosim mengatakan, Desa Cerdas merupakan program yang digagas oleh LBB Jabar bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jabar dan Patriot Desa.
Program yang diluncurkan di Desa Tanjungjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Kamis (27/5/2021) itu dilaksanakan berdasarkan hasil observasi dan penilaian terhadap tingkat pendidikan di desa yang bertujuan untuk menekan jumlah anak putus sekolah.
"Program ini berfokus pada bidang pendidikan dan peningkatan motivasi belajar anak-anak remaja di desa," ungkap Ali.
Baca juga: Penerapan Hybrid Learning bagi Siswa, Ini Syarat Wajib untuk Guru Sekolah
Lihat Juga :