Di Balik Sosok Luhut yang Tegas, Ternyata Miliki Sekolah Terbaik di Indonesia
Selasa, 01 Juni 2021 - 14:47 WIB
loading...
A
A
A
Ia menggandeng sejumlah dosen dari ITB University untuk memformulasikan kurikulum bagi calon mahasiswa sekaligus meminta mereka mengajar di sana. "Ternyata memang dua bidang itu kita butuhkan sekarang. Saya baru pulang dari Korea, di sana diperlihatkan bagaimana bioteknologi merasuk ke kehidupan kita. Bidang pertanian, kesehatan," ujar dia.
Setelah politeknik yang kini berganti nama jadi Institut Teknologi Del, Yayasan Del kemudian membuka Sekolah Noah. Sekolah itu dikelola anak pertama Luhut Binsar Pandjaitan. Kisahnya dipicu rasa frustasi sang anak saat disuruh mengelola bisnis ayahnya. Kini, sekolah tersebut tersedia dari jenjang TK hingga SMP.
Baca juga: Persiapan PTM, Kemendikbudristek Berikan Wejangan untuk Guru dan Tendik
"Setiap pulang ke rumah, dia nangis jengkel karena jiwanya bukan di bisnis, tapi pendidikan. Dari kecil, dia memang kepingin jadi guru. Lalu, kita ada rumah di Cijantung yang kosong. Saya suruh bikin sekolah untuk anak-anak sekitar. Bikinlah Sekolah Noah, dimulai dari preschool, sekarang dilengkapi dengan SD dan SMP," jelas Devi Pandjaitan.
Yayasan makin berkembang dengan membuka SMA Unggul Del yang merupakan sekolah berasrama pada 2012. Lokasinya tetap di daerah Toba. Saat ini, SMA Unggul Del menempati ranking ke 3 terbaik nasional berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020.
![Di Balik Sosok Luhut yang Tegas, Ternyata Miliki Sekolah Terbaik di Indonesia]()
Selanjutnya, pada 2013, sang cucu pertama, Faye Hasian Simanjuntak, mengusulkan untuk membuat rumah aman bagi anak-anak korban perdagangan manusia di Batam. Hingga kini, 136 anak sudah diselamatkan.
Baca juga: IPB University-Kitami Institute of Technology Jepang kembangkan Pertanian Cerdas
Tak berhenti di situ, pada 2018, Yayasan Del juga meresmikan Radio Del FM dan TobaTenun yang fokus pada pelestarian tradisi leluhur, khususnya ulos. Saat ini, Luhut mengaku hampir semua afiliasi sudah bisa mandiri dalam menghidupi operasionalnya. Kalau pun ada yang masih perlu disubsidi, angkanya tak sebesar dulu.
Setelah politeknik yang kini berganti nama jadi Institut Teknologi Del, Yayasan Del kemudian membuka Sekolah Noah. Sekolah itu dikelola anak pertama Luhut Binsar Pandjaitan. Kisahnya dipicu rasa frustasi sang anak saat disuruh mengelola bisnis ayahnya. Kini, sekolah tersebut tersedia dari jenjang TK hingga SMP.
Baca juga: Persiapan PTM, Kemendikbudristek Berikan Wejangan untuk Guru dan Tendik
"Setiap pulang ke rumah, dia nangis jengkel karena jiwanya bukan di bisnis, tapi pendidikan. Dari kecil, dia memang kepingin jadi guru. Lalu, kita ada rumah di Cijantung yang kosong. Saya suruh bikin sekolah untuk anak-anak sekitar. Bikinlah Sekolah Noah, dimulai dari preschool, sekarang dilengkapi dengan SD dan SMP," jelas Devi Pandjaitan.
Yayasan makin berkembang dengan membuka SMA Unggul Del yang merupakan sekolah berasrama pada 2012. Lokasinya tetap di daerah Toba. Saat ini, SMA Unggul Del menempati ranking ke 3 terbaik nasional berdasarkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020.

Selanjutnya, pada 2013, sang cucu pertama, Faye Hasian Simanjuntak, mengusulkan untuk membuat rumah aman bagi anak-anak korban perdagangan manusia di Batam. Hingga kini, 136 anak sudah diselamatkan.
Baca juga: IPB University-Kitami Institute of Technology Jepang kembangkan Pertanian Cerdas
Tak berhenti di situ, pada 2018, Yayasan Del juga meresmikan Radio Del FM dan TobaTenun yang fokus pada pelestarian tradisi leluhur, khususnya ulos. Saat ini, Luhut mengaku hampir semua afiliasi sudah bisa mandiri dalam menghidupi operasionalnya. Kalau pun ada yang masih perlu disubsidi, angkanya tak sebesar dulu.
Lihat Juga :