Belum Ada Kepastian, Guru Honorer Tagih Janji Realisasi Kuota 1 Juta PPPK
Selasa, 08 Juni 2021 - 19:41 WIB
loading...
Guru honorer mempertanyakan tak tercapainya kuota rekrutmen guru PPPK yang ditargetkan tercapai 1 juta orang. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Guru honorer mempertanyakan tak tercapainya kuota rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang ditargetkan tercapai 1 juta orang. Sementara, rekrutmen PNS guru hingga saat ini tidak juga dibuka.
Ketua Umum Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri ( FGHBSN ) Nasional Rizki Safari Rakhmat mengatakan, pihaknya mempertanyakan formasi PPPK Guru yang tidak mencapai target 1 juta orang. Kuota yang disediakan oleh pemerintah pusat, hanya terserap sekitar 50%.
Baca juga: Bahaya Covid-19, Kebijakan Pembukaan Sekolah Diminta Jangan Diseragamkan
Hal ini terkendala karena pemerintah daerah tidak mengajukan kuota yang sebesar-besarnya sesuai dengan kebutuhan guru. Walaupun, dia tidak tahu apakah masalah anggaran pusat atau daerah yang masih menjadi polemik hingga saat ini.
"Kami juga mendapatkan informasi dari BKD Provinsi Jawa Barat telah mengajukan kuota sebesar 21.000 formasi untuk alokasi PPPK Guru tahun 2021, namun yang ditetapkan oleh Menpan RB justru berkurang yaitu sebanyak 16.000 formasi guru PPPK," kata dia, Selasa (8/6/2021)
Selain itu, Prov Jambi juga mengajukan 10.483 orang, namun yang ditetapkan oleh Menpan hanya 179 formasi PPPK Guru. Kemudian Kabupaten Garut mengusulkan kebutuhan guru PPPK sebanyak 8.801 yang ditetapkan hanya 196 formasi PPPK Guru.
Baca juga: Angka Covid-19 Kembali Tinggi, Sekolah Tatap Muka Ancam Siswa dan Guru
Ketua Umum Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri ( FGHBSN ) Nasional Rizki Safari Rakhmat mengatakan, pihaknya mempertanyakan formasi PPPK Guru yang tidak mencapai target 1 juta orang. Kuota yang disediakan oleh pemerintah pusat, hanya terserap sekitar 50%.
Baca juga: Bahaya Covid-19, Kebijakan Pembukaan Sekolah Diminta Jangan Diseragamkan
Hal ini terkendala karena pemerintah daerah tidak mengajukan kuota yang sebesar-besarnya sesuai dengan kebutuhan guru. Walaupun, dia tidak tahu apakah masalah anggaran pusat atau daerah yang masih menjadi polemik hingga saat ini.
"Kami juga mendapatkan informasi dari BKD Provinsi Jawa Barat telah mengajukan kuota sebesar 21.000 formasi untuk alokasi PPPK Guru tahun 2021, namun yang ditetapkan oleh Menpan RB justru berkurang yaitu sebanyak 16.000 formasi guru PPPK," kata dia, Selasa (8/6/2021)
Selain itu, Prov Jambi juga mengajukan 10.483 orang, namun yang ditetapkan oleh Menpan hanya 179 formasi PPPK Guru. Kemudian Kabupaten Garut mengusulkan kebutuhan guru PPPK sebanyak 8.801 yang ditetapkan hanya 196 formasi PPPK Guru.
Baca juga: Angka Covid-19 Kembali Tinggi, Sekolah Tatap Muka Ancam Siswa dan Guru
Lihat Juga :