Miris, Sejumlah Warga Kurang Mampu Tak Terakomodir PPDB di Kota Depok-Bogor
Minggu, 13 Juni 2021 - 01:06 WIB
loading...
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat, Dedi Supandi memantau langsung pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di Kota Depok dan Bogor, Jumat (11/6). Pemantauan langsung tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan PPDB 2021 berjalan baik untuk kemudian melaksanakan evaluasi secara cepat.
"Hari ini saya mengunjungi Depok dan Bekasi. Ini bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPDB di Jawa Barat, untuk melihat apakah pusat informasi yang ada di sekolah berjalan sambil memantau ruangan-ruangan yang direncanakan untuk pembelajaran tatap muka," tutur Dedi seusai memantau PPDB di SMAN 1 Kota Depok.
Baca juga: Sekolah Dikenai Pajak 12%, DPR Minta Pemerintah Berpikir Jernih
Berdasarkan hasil pemantauannya, lanjut Dedi, pihaknya menyimpulkan bahwa ada beberapa permasalahan yang perlu dievaluasi, di antaranya perbedaan nilai dari jalur prestasi antarsekolah hingga adanya beberapa warga kurang mampu yang tidak terakomodasi.
"Untuk perbedaan nilai di jalur prestasi, kita akan lakukan verivikasi khusus, mungkin butuh dua sampai tiga hari. Sedangkan untuk warga yang kurang mampu, agar melakukan update data karena kami gunakan data dari Kemensos," katanya.
"Hari ini saya mengunjungi Depok dan Bekasi. Ini bagian dari monitoring dan evaluasi pelaksanaan PPDB di Jawa Barat, untuk melihat apakah pusat informasi yang ada di sekolah berjalan sambil memantau ruangan-ruangan yang direncanakan untuk pembelajaran tatap muka," tutur Dedi seusai memantau PPDB di SMAN 1 Kota Depok.
Baca juga: Sekolah Dikenai Pajak 12%, DPR Minta Pemerintah Berpikir Jernih
Berdasarkan hasil pemantauannya, lanjut Dedi, pihaknya menyimpulkan bahwa ada beberapa permasalahan yang perlu dievaluasi, di antaranya perbedaan nilai dari jalur prestasi antarsekolah hingga adanya beberapa warga kurang mampu yang tidak terakomodasi.
"Untuk perbedaan nilai di jalur prestasi, kita akan lakukan verivikasi khusus, mungkin butuh dua sampai tiga hari. Sedangkan untuk warga yang kurang mampu, agar melakukan update data karena kami gunakan data dari Kemensos," katanya.
Lihat Juga :