Dosen Unair Beri Tips Menulis Karya Tulis Ilmiah
Senin, 21 Juni 2021 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Segera Daftar, KIP Kuliah Bisa untuk Daftar Seleksi Mandiri di PTS
Diperlukan juga mengetahui tempat atau situasi aktivitas yang dapat memicu ide kreatif untuk menulis. “Jadi, kita bukan hanya banyak membaca, tapi kita mengklasifikasikan dalam bentuk 5W+1H,” ungkapnya.
Eka menuturkan terkait penentuan ide perlu dikaji secara mendalam latar belakang dari ide tersebut. Selain itu perlu dipertimbangkan solusi apa saja yang pernah muncul pada penelitian sebelumnya, setelah itu baru memikirkan ide solusinya. Catat semua solusi yang pernah ditawarkan maupun yang sudah dilakukan.
“Pencatatan itu berfungsi agar kita tidak mengulangi sesuatu yang telah dilakukan,” tegasnya.
Latar belakang penyusunan karya ilmiah sebaiknya ditulis secara singkat, menjelaskan apa dan mengapa terkait tema yang kita pilih. Eka menegaskan, jangan lari dari masalah, justru kita harus menyelesaikan masalah tersebut.
Masalah merupakan kunci keberhasilan suatu karya ilmiah. Permasalahan juga dapat berupa pertanyaan atau pernyataan yang diajukan untuk mencari jawaban. “Usahakan latar belakang tersebut tidak bertele-tele hingga sepuluh lembar, buat seefisien mungkin,” cetusnya.
Diperlukan juga mengetahui tempat atau situasi aktivitas yang dapat memicu ide kreatif untuk menulis. “Jadi, kita bukan hanya banyak membaca, tapi kita mengklasifikasikan dalam bentuk 5W+1H,” ungkapnya.
Eka menuturkan terkait penentuan ide perlu dikaji secara mendalam latar belakang dari ide tersebut. Selain itu perlu dipertimbangkan solusi apa saja yang pernah muncul pada penelitian sebelumnya, setelah itu baru memikirkan ide solusinya. Catat semua solusi yang pernah ditawarkan maupun yang sudah dilakukan.
“Pencatatan itu berfungsi agar kita tidak mengulangi sesuatu yang telah dilakukan,” tegasnya.
Latar belakang penyusunan karya ilmiah sebaiknya ditulis secara singkat, menjelaskan apa dan mengapa terkait tema yang kita pilih. Eka menegaskan, jangan lari dari masalah, justru kita harus menyelesaikan masalah tersebut.
Masalah merupakan kunci keberhasilan suatu karya ilmiah. Permasalahan juga dapat berupa pertanyaan atau pernyataan yang diajukan untuk mencari jawaban. “Usahakan latar belakang tersebut tidak bertele-tele hingga sepuluh lembar, buat seefisien mungkin,” cetusnya.
Lihat Juga :