Komisi X DPR Minta Tinjau Ulang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Rabu, 23 Juni 2021 - 19:16 WIB
loading...
A
A
A
Adapun daerah-daerah di Indonesia yang tidak terjadi penambahan kasus atau zona hijau, kata legislator Dapil DKI Jakarta ini, dapat menyelenggarakan PTM terbatas. Namun, mengingat masih terjadinya lonjakan kasus Covid-19, pemerintah daerah (pemda) harus mempertimbangkan tingkat risiko penyebaran Covid-19 di wilayahnya saat akan memutuskan menyelenggarakan PTM terbatas.
"Jika dalam perkembangannya menunjukkan tingkat risiko yang tinggi maka pemerintah daerah harus menunda pelaksanaan PTM terbatas," tegas istri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra ini.
Oleh karena itu, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini berharap, agar orang tua siswa dapat bersabar atas penundaan pemberlakuan PTM terbatas, mengingat hal ini merupakan pilihan terbaik demi menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.
Himmatul menambahkan, uji coba dan pelaksanaan PTM terbatas dapat kembali dilakukan setelah terjadi penurunan kasus Covid-19 dan vaksinasi untuk guru sudah selesai sehingga pelaksanaan PTM terbatas dirasa aman bagi guru dan siswa.
"Saya berharap para orang tua dapat terus berperan dalam mendampingi anak-anaknya selama pembelajaran jarak jauh," pungkas Anggota BKSAP DPR ini.
"Jika dalam perkembangannya menunjukkan tingkat risiko yang tinggi maka pemerintah daerah harus menunda pelaksanaan PTM terbatas," tegas istri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra ini.
Oleh karena itu, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini berharap, agar orang tua siswa dapat bersabar atas penundaan pemberlakuan PTM terbatas, mengingat hal ini merupakan pilihan terbaik demi menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.
Himmatul menambahkan, uji coba dan pelaksanaan PTM terbatas dapat kembali dilakukan setelah terjadi penurunan kasus Covid-19 dan vaksinasi untuk guru sudah selesai sehingga pelaksanaan PTM terbatas dirasa aman bagi guru dan siswa.
"Saya berharap para orang tua dapat terus berperan dalam mendampingi anak-anaknya selama pembelajaran jarak jauh," pungkas Anggota BKSAP DPR ini.
(mpw)
Lihat Juga :