Lolos Seleksi PKKM Kemendikbudristek, President University Punya Rencana Ini
Minggu, 27 Juni 2021 - 12:01 WIB
loading...
A
A
A
Proses verifikasi ini dilakukan oleh tiga asesor, pada Kamis (29/4). Mereka adalah Prof Hamim Sudarsono dari Universitas Lampung, Hartati dari Universitas Airlangga, dan Suharman Hamzah dari Universitas Hasanuddin Makassar.
Kunjungan aseseor diterima langsung oleh Rektor PresUniv Prof Jony Oktavian Haryanto, Handa S Abidin (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Adhi Setyo Santoso (Ketua Program PKKM PresUniv), Retnowati (Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat PresUniv), Maria Jacinta Arquisola (Dekan Fakultas Bisnis), dan Donald Samuel (Kepala Biro Kemahasiswaan PresUniv).
Donald menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat kelayakan dan kondisi PresUniv terkait dengan delapan IKU. PresUniv telah mengajukan 11 kegiatan untuk program ini. “Kami mengajukan sebelas kegiatan dalam proposal dan mendapatkan beberapa feedback dari asesor untuk direvisi. Jadi, akan ada kegiatan yang dipadatkan,” kata Donald.
Baca juga: Bangga, Anak Kuli Bangunan dengan Segudang Prestasi Ini Masuk MIPA UGM
Adapun PresUniv mengajukan dua prodi untuk mengikuti PKKM, yaitu Prodi Business Administration dan Information Technology. Di mana dua prodi ini telah terakreditasi A dan sedang mengajukan akreditasi internasional. “Hibah ini diberikan agar kami bisa mengimplementasikan program Kampus Merdeka secara baik,” katanya.
PresUniv sendiri telah menyiapkan empat aktivitas untuk itu, yakni aktivitas pada stream profesional, entrepreneurship, scholarship, dan internasionalisasi institusi. Detailnya berupa internasionalisasi program studi dengan fokus pada bidang pariwisata, bisnis digital, bisnis global, dan ritel melalui impactful capacity building dengan menyelenggarakan pendidikan bertaraf dunia.
Program IT
Nur Hadisukmana, Kepala Prodi IT, mengatakan, prodinya telah diakui pemerintah sebagai salah satu Prodi IT terbaik di Indonesia melalui akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada 2019.
Kunjungan aseseor diterima langsung oleh Rektor PresUniv Prof Jony Oktavian Haryanto, Handa S Abidin (Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan), Adhi Setyo Santoso (Ketua Program PKKM PresUniv), Retnowati (Direktur Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat PresUniv), Maria Jacinta Arquisola (Dekan Fakultas Bisnis), dan Donald Samuel (Kepala Biro Kemahasiswaan PresUniv).
Donald menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk melihat kelayakan dan kondisi PresUniv terkait dengan delapan IKU. PresUniv telah mengajukan 11 kegiatan untuk program ini. “Kami mengajukan sebelas kegiatan dalam proposal dan mendapatkan beberapa feedback dari asesor untuk direvisi. Jadi, akan ada kegiatan yang dipadatkan,” kata Donald.
Baca juga: Bangga, Anak Kuli Bangunan dengan Segudang Prestasi Ini Masuk MIPA UGM
Adapun PresUniv mengajukan dua prodi untuk mengikuti PKKM, yaitu Prodi Business Administration dan Information Technology. Di mana dua prodi ini telah terakreditasi A dan sedang mengajukan akreditasi internasional. “Hibah ini diberikan agar kami bisa mengimplementasikan program Kampus Merdeka secara baik,” katanya.
PresUniv sendiri telah menyiapkan empat aktivitas untuk itu, yakni aktivitas pada stream profesional, entrepreneurship, scholarship, dan internasionalisasi institusi. Detailnya berupa internasionalisasi program studi dengan fokus pada bidang pariwisata, bisnis digital, bisnis global, dan ritel melalui impactful capacity building dengan menyelenggarakan pendidikan bertaraf dunia.
Program IT
Nur Hadisukmana, Kepala Prodi IT, mengatakan, prodinya telah diakui pemerintah sebagai salah satu Prodi IT terbaik di Indonesia melalui akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada 2019.
Lihat Juga :