Serikat Guru Usul PJJ Diperpanjang Tanpa Geser Tahun Ajaran Baru
Kamis, 28 Mei 2020 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
"Jangan sampai sekolah dan madrasah menjadi klaster terbaru penyebaran Covid-19. Ini akan sangat menakutkan bagi siswa, orang tua, dan guru," tutur guru SMA di bilangan Jakarta Timur itu.
Kedua, pemerintah pusat dan daerah harus memperbaiki komunikasi, koordinasi, dan pendataan terkait penyebaran Corona. Sebab, sejauh ini koordinasi yang terjadi masih buruk seperti terlihat dalam pendataan bantuan sosial.
Sebagai contoh, baru-baru ini Pemerintah Kota Bukittinggi sudah menetapkan sekolah-sekolah akan diaktifkan kembali pada pertengahan Juli nanti. Sementara, pemerintah pusat belum memutuskan. Kondisi itu membuat bingung para siswa, guru, dan orang tua.
"Ini mesti segera dibenahi. Jangan sampai daerah berjalan sendiri-sendiri. Harus jelas siapa yang berwenang menetapkan sekolah dibuka atau tidak," celetuk dia.
Ketiga, Wasekjen FSGI Fahriza M Tanjung meminta dinas pendidikan dan sekolah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat jika sekolah tetap dibuka Juli nanti. Harus ada berbagai sarana kesehatan seperti hand sanitizer di tiap ruangan, sabun cuci tangan, fasilitas keran cuci tangan, penyediaan alat pelindung diri, dan penerapan wajib pakai masker di sekolah.
"Kemdikbud harus segera membuat Pedoman Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikombinasikan dengan protokol kesehatan. MPLS ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya," kata Fahriza.
Kedua, pemerintah pusat dan daerah harus memperbaiki komunikasi, koordinasi, dan pendataan terkait penyebaran Corona. Sebab, sejauh ini koordinasi yang terjadi masih buruk seperti terlihat dalam pendataan bantuan sosial.
Sebagai contoh, baru-baru ini Pemerintah Kota Bukittinggi sudah menetapkan sekolah-sekolah akan diaktifkan kembali pada pertengahan Juli nanti. Sementara, pemerintah pusat belum memutuskan. Kondisi itu membuat bingung para siswa, guru, dan orang tua.
"Ini mesti segera dibenahi. Jangan sampai daerah berjalan sendiri-sendiri. Harus jelas siapa yang berwenang menetapkan sekolah dibuka atau tidak," celetuk dia.
Ketiga, Wasekjen FSGI Fahriza M Tanjung meminta dinas pendidikan dan sekolah harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat jika sekolah tetap dibuka Juli nanti. Harus ada berbagai sarana kesehatan seperti hand sanitizer di tiap ruangan, sabun cuci tangan, fasilitas keran cuci tangan, penyediaan alat pelindung diri, dan penerapan wajib pakai masker di sekolah.
"Kemdikbud harus segera membuat Pedoman Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dikombinasikan dengan protokol kesehatan. MPLS ini akan sangat berbeda dengan tahun sebelumnya," kata Fahriza.
Lihat Juga :