Mahasiswa UNY Ciptakan Alat Pengusir Burung Otomatis Tenaga Surya

Rabu, 04 Agustus 2021 - 10:06 WIB
loading...
Mahasiswa UNY Ciptakan...
Prototype alat pengusir burung ciptakan lima mahasiswa UNY. Foto/Dok/Humas UNY
A A A
SLEMAN - Lima mahasiswa UNY berhasil menciptakan alat pengusir burung tanaman padi secara otomtis memanfaatkan tenaga surya. Selain membantu petani dalam mengusir burung. Inovasi ini juga meraih bonze medal pada International Invention Competition for Young Moslem Scientists (12CYMS) 2021 di Bandung, 1-4 Juli 2021 secara daring.

Lima mahasiswa yang menciptakan alat pengusir burung otomtais itu, masing-masing Wolly Dwi Parma dan Chalik Nopa Saputra keduanya mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Otomotif, Nadya Putri Kurniasari prodi Pendidikan Teknik Elektro, Sintya Marissa prodi Pendidikan Teknik Sipil serta Sherly Hariyanti prodi Pendidikan Kimia.

Baca juga: Borong 18 Medali, ITB Juara Umum Kompetisi Nasional MIPA 2021

Wolly Dwi Parma mengatakan, pembuatan alat pengusir burung otomatis tersebut tidak lepas dari permasalahan petani padi di Sleman yang hasil panennya kurang maksimal akibat hama burung. Satu di antaranya disebabkan dalam mengusir burung masih secara manual.

“Petani biasanya membuat pengusir burung memakai kaleng dan tali. Yakni dengan menarik senar agar kaleng mengeluarkan suara dan itu harus dilakukan terus menerus,” katanya.

Selain membuat lelah tentunya juga tidak efisien dan harus stanbye. Sebab jika tidak pergi ke sawah, tidak ada yang mengoperasikannya. Karena itu membuat inovasi alat pengusir burung tenaga surya secara otomatis memanfaatkan energi matahari untuk sumber baterei.

“Dengan alat ini petani tidak perlu lagi mengerakkan alat pengusir burung secara manual sekaligus hemat energi,” paparnya.

Baca juga: ITS Peringkat 3 Kampus Terbaik se-Indonesia versi Webometrics

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat alat ini, yaitu Arduino Uno, servo torsi, baterai, lonceng, panel surya dan adaptor. Perakitan alat ini diawali dari membuat script Arduino uno dengan pemograman proteus yang dibuat pada perangkat PC.

Setelah script dibuat, upload sistem ke Arduino uno dengan menggunakan kabel data. Kemudian membuat rangkaian kabel sesuai dengan posisi pemograman yang telah dibuat. Pasangkan kabel panel surya pada baterai.

“Daya baterai akan mengaktifkan Arduino uno yang di program juga akan membangkitkan daya pada servo,” jelasnya.

Nadya Putri Kurniasari menjelaskan untuk cara kerjanya, panel surya akan menangkap sinar matahari yang menjadi alat utama pengisian pada baterai yang akan menjadi sumber tegangan pada arduino dan servo. Ketika tombol ON dinyalakan, arduino akan menggerakkan servo yang telah di program.

“Servo kemudian akan menggerakkan tali yang sudah terpasang pada sawah dengan diberi sebuah lonceng. Dari gerakan tali tersebut akan menghasilkan sebuah suara yang akan membuat burung pergi,” terangnya.

Mereka berharap prototype tersbeut bisa segera dikembangkan sehingga dapat benar-benar membantu para petani untuk mengoptimalkan hasil panen mereka.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Jurusan UNY Terketat...
Jurusan UNY Terketat dan Paling Diminati Calon Mahasiswa di SNBT 2026
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Kisah Tobat Nabi Adam...
Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram, Setelah 300 Tahun Memohon Ampunan
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Berita Terkini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Daftar 4 PTS yang Tembus...
Daftar 4 PTS yang Tembus QS World University Rankings 2027, Ada Kampusmu?
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved