Kemendikbudristek Luncurkan Program Sertifikasi Dosen 2021, Cek Infonya

Kamis, 12 Agustus 2021 - 21:14 WIB
loading...
Kemendikbudristek Luncurkan...
Peluncuran Sertifikasi Dosen 2021 Kemendikbudristek. Foto/tangkapan layar Youtube
A A A
JAKARTA - Ditjen Pendidikan Tinggi , Riset dan Teknologi Kemendikbudristek meluncurkan program sertifikasi dosen yang dinilai lebih sederhana dan modern serta prosesnya pun bisa dipantau secara transparan dibanding proses sertifikasi dosen sebelumnya.

Dirjen Dikti Ristek Kemendikbudriste k Nizam mengatakan, ada tugas besar yang diamanahkan di Kemendikbudristek yakni menyiapkan SDM untuk Indonesia Emas. Yakni melalui manusia unggul yang inovatif, kreatif, berakhlak mulia dan pengembangan inovasi melalui riset dan pengembangan.

Baca juga: Peringatan Hakteknas, Mendikbudristek: Kolaborasi akan Tingkatkan Mutu Inovasi

Dia menjelaskan, untuk menyiapkan SDM yang unggul di Indonesia Emas itulah kuncinya ada di dosen. Sehingga harus disiapkan dosen yang profesional untuk siap mengemban amanah tersebut. "Esensi Kampus Merdeka itu untuk memerdekakan potensi dosen untuk mengembangkan potensi terbaik mahasiswa. Itu adalah kunci," katanya pada peluncuran Sertifikasi Dosen 2021 secara daring, Kamis (12/8/2021).

Nizam menjelaskan, dalam pengembangan karir dosen termasuk dalam program sertifikasi dosen ini Kemendikbudristek membuka ruang bagi dosen untuk tetap bisa menunaikan tugas Tridharma perguruan tinggi tapi juga sesuai dengan minat (passion) dosen yang beragam.

Ditjen Dikti Ristek menyebut program sertifikasi dosen tahun ini dengan Sertifikasi Dosen SMART yakni Simpel, Modern-More Innovative, Accountable, Responsive dan Transparent.

Baca juga: Lepas 970 Mahasiswa Indonesia ke 59 Universitas Top Dunia, Ini Pesan Mendikbudristek

Nizam menjelaskan, tujuan pertama dari sertifikasi dosen tahun ini adalah untuk memerdekakan dosen untuk memerdekakan mahasiswanya sehingga bisa menjadi SDM unggul. Kedua, sertifikasi dosen ini untuk memastikan kompetensi dosen yang memiliki kemampuan pedagogik.

Selain itu sertifikasi dosen ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sosial sehingga dosen tidak menjadi pendidik yang asosial. "Dan keempat dosen sebagai profesional yang sesuai dengan UU Guru dan Dosen," imbuhnya.

Nizam mengatakan, dalam program sertifikasi dosen SMART ini ada beberapa proses yang disederhanakan. Yakni, penyederhanaan tahapan. Kemudian bobot penilaian yang disesuaikan dengan minat dosen. "Baik pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat ketiga-tiganya ni dalam konteks mendidik mahasiswa menjadi SDM unggul sehingga bobot masing-masing kita setarakan," katanya.

Selain itu, untuk mendidik dosen sebagai pendidik yang profesional maka sertifikasi dosen ini akan disinergikan dengan program pembinaan karir dosen. Misalnya sinergi dengan Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) maupun program beasiswa S3 lainnya. Program sertifikasi dosen ini juga dimaksudkan untuk mengurangi semaksimal mungkin beban administrasi dosen.

Selain itu, ujarnya, sebagai dosen profesional dan akuntabel maka akuntabilitas kinerja dosen harus dilaporkan sebagai bagian akuntabilitas kepada masyarakat dan negara.

"Kita luncurkan sertifikasi dosen SMART ini untuk mempermudah proses sertifikasi dosen yang lebih modern berbasis online dan kita akuntabel, responsif dan transparan. Semua ini untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme dosen," pungkasnya.

Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Ristek Kemendikbudristek Sofwan Effendi menjelaskan, Kemendikbudristek menargetkan sertifikasi dosen di tahun 2021 ini akan menyasar 8 ribu orang. Menurutnya, jumlah 8 ribu dosen ini diluar sertifikasi dosen mandiri yang dilakukan perguruan tinggi.

Sofwan juga menjelaskan, Kemendikbudristek sudah berkoordinasi dengan Kementerian Agama agar sertifikasi dosen untuk dosen program studi agama di perguruan tinggi di lingkungan Kemendikbudristek akan mengikuti sertifikasi dosen yang dilakukan Kemendikbudristek.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendiktisaintek Hapus...
Kemendiktisaintek Hapus Syarat TKDA dan TKBI di Sertifikasi Dosen, Diganti Portofolio
Ini Persyaratan yang...
Ini Persyaratan yang Dihapus di Sertifikasi Dosen 2025
Persyaratan & Alur Terbaru...
Persyaratan & Alur Terbaru Sertifikasi Dosen 2025, Pangkat/Golongan Dihapus
Universitas BSI Raih...
Universitas BSI Raih 2 Penghargaan Bergengsi di Anugerah Diktisaintek 2024
Jurnalis SINDOnews.com...
Jurnalis SINDOnews.com Raih Silver Winner di Anugerah Diktisaintek 2024
Dukung Ekosistem Musik...
Dukung Ekosistem Musik dan Film, Kemendikbudristek Raih Penghargaan iNews Award 2024
Kecewa JPU Tolak Pledoi,...
Kecewa JPU Tolak Pledoi, Nadiem Makarim: Fakta Persidangan Diabaikan
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi
Rekomendasi
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Formula 1 Lanjut ke...
Formula 1 Lanjut ke Barcelona, Antonelli Perlebar Dominasi di Klasemen? Nonton Streaming di VISION+
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Berita Terkini
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Infografis
Daftar Gaji PPPK 2025...
Daftar Gaji PPPK 2025 Golongan 1 hingga 17, Cek Nominalnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved