Rektor Lantik 7.644 Mahasiswa Baru Universitas Jember
Senin, 16 Agustus 2021 - 16:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kemendikbudristek Luncurkan Program Sertifikasi Dosen 2021, Cek Infonya
Khusus dari jalur UM UNEJ, proses daftar ulang masih berproses, ada 555 orang yang kita terima sehingga memungkinkan data jumlah mahasiswa baru kita mengalami perubahan. Dari keseluruhan mahasiswa baru tahun ini, ada 1.608 orang yang kuliah gratis melalui program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah,” jelas Wakil Rektor I Universitas Jember selaku ketua panitia penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.
Menurut Wakil Rektor I Universitas Jember, Prof. Slamin, selanjutnya para mahasiswa baru wajib mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) dari tanggal 16 Agutus hingga 19 Agustus 2021 yang juga digelar secara daring melalui masing-masing fakultas. “Materi PK2 beragam, dari pengenalan sistem pendidikan tinggi beserta cara belajarnya, termasuk program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Kami juga membekali mahasiswa baru dengan sikap dan pengetahuan guna pembentukan karakter dengan pemberian materi Pancasila, kebhinekaan dan waspada akan bahaya radikalisme termasuk penanggulangan perundungan dan pelecehan seksual,” pungkas Prof. Slamin.
Khusus dari jalur UM UNEJ, proses daftar ulang masih berproses, ada 555 orang yang kita terima sehingga memungkinkan data jumlah mahasiswa baru kita mengalami perubahan. Dari keseluruhan mahasiswa baru tahun ini, ada 1.608 orang yang kuliah gratis melalui program Kartu Indonesia Pintar-Kuliah,” jelas Wakil Rektor I Universitas Jember selaku ketua panitia penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.
Menurut Wakil Rektor I Universitas Jember, Prof. Slamin, selanjutnya para mahasiswa baru wajib mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) dari tanggal 16 Agutus hingga 19 Agustus 2021 yang juga digelar secara daring melalui masing-masing fakultas. “Materi PK2 beragam, dari pengenalan sistem pendidikan tinggi beserta cara belajarnya, termasuk program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Kami juga membekali mahasiswa baru dengan sikap dan pengetahuan guna pembentukan karakter dengan pemberian materi Pancasila, kebhinekaan dan waspada akan bahaya radikalisme termasuk penanggulangan perundungan dan pelecehan seksual,” pungkas Prof. Slamin.
(mpw)
Lihat Juga :