Beri Kuliah Umum di Unnes, Sekjen PDIP Dorong Mahasiswa Kuasai Iptek

Selasa, 24 Agustus 2021 - 20:08 WIB
loading...
Beri Kuliah Umum di...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta para mahasiswa untuk terus menggembleng diri dengan berdisiplin dan bertekad menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta para mahasiswa untuk terus menggembleng diri dengan berdisiplin dan bertekad menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Sehingga kelak bisa menjawab tantangan zaman.

Baca juga: Integrasi Lembaga Iptek dan Litbang ke BRIN, Bagaimana Dampaknya?

"Saat mahasiswa merupakan momentum emas untuk menggembleng diri sehingga kelak menjadi pemimpin bangsa. Jadi mahasiswa harus menggembleng diri sehingga siap ketika Indonesia memanggil," kata Hasto saat menyampaikan kuliah umum secara virtual di Universitas Negeri Semarang, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Kemajuan IPTEK Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Inovasi

Hasto memberikan kuliah sebelum dirinya menerima kehadiran Sekjen Partai Gerindra dan rombongan. Dia pun mengingatkan mahasiswa untuk juga memiliki kepedulian terhadap berbagai aspek strategis. Dia menyinggung soal Indonesia yang kaya budaya tapi terkesan kalah dengan trend budaya Korea atau Amerika.

"Kenapa K-Pop begitu digemari warga Indonesia. Kenapa kita terkesan meninggalkan budaya kita. Kita mempunyai tradisi kebudayaan yang berwarna, mengandung local wisdom. Seharusnya kebudayaan kita diikemas secara modern dengan nilai kultural sehingga mendorong kepemimpinan Indonesia dalam budaya. Hal ini harus digelorakan mahasiswa," harap Hasto.

Dalam kesempatan itu, Hasto menyampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menaruh perhatian bagaimana dunia kampus menjadi wahana yang penting dan strategis dan menjadi kawah candradimuka bagi calon pemimpin bangsa yang akan datang.

Hasto mendorong para mahasiswa untuk paham sejarah bangsa. Apalagi sejak dulu Indonesia telah diakui kepemimpinannya di tingkat dunia termasuk dengan menggelar Konferensi Asia Afrika yang mendorong kemerdekaan sejumlah negara di Asia dan Afrika.

"Pada tahun 1955 setelah kita mendapatkan kedaulatan secara penuh, bagaimana Bung Karno sebagai pemimpin bangsa-bangsa Asia dan Afrika, bagaimana kita mampu menyelenggarakan suatu konferensi yang menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia padahal kita baru enam tahun mendapatkan kedaulatan secara penuh setelah kita berjuang bersama mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, kepemimpinan Indonesia inilah yang seharusnya, membangun spirit seluruh mahasiswa," beber Hasto.

"Mari membuka wawasan kita terhadap sejarah, terhadap pentingnya pemimpin negarawan dimana mahasiswa sudah saatnya menggembleng diri agar menjadi manusia Indonesia yang sempurna yang sadar terhadap sejarahnya dan juga sadar tanggungjawabnya bagi masa depan kita," tambah Hasto.

Dia pun meminta agar semboyan Bhinneka Tunggal Ika harus dipahami dan bisa konsisten diterapkan di lingkungan kampus.

"Bahwa dunia kampus harus mengedepankan ciri-ciri persatuan Indonesia ini, sehingga kita tidak membedakan setiap mahasiswa dari suku agama status sosial jenis kelamin. Semuanya sama sebagai warga negara Indonesia yang bertanah air satu," ujar Hasto.

Pada bagian lain, Hasto pun menyinggung soal politik yang membangun peradaban. Yakni politik yang menggelorakan seluruh sejarah peradaban bangsa, berakar kuat pada sejarah peradaban nusantara dan Indonesia untuk membangun masa depan Indonesia yang berdaulat berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Rektor Universitas Negeri Semarang Prof Fathur Rokhman dalam sambutannya menyebut kuliah umum yang disampaikan Sekjen PDIP ini bermakna bagi mahasiswa Unnes.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak Akademis Hasto...
Jejak Akademis Hasto Kristiyanto, Kembali Jabat Sekjen PDIP Periode 2025–2030
Pendidikan Febri Diansyah...
Pendidikan Febri Diansyah yang Kini Bela Hasto Kristiyanto, Ternyata Lulusan UGM
Riwayat Pendidikan Hasto...
Riwayat Pendidikan Hasto Kristiyanto, Ternyata Alumni S3 UI dan Unhan
Profil Hasto Kristiyanto...
Profil Hasto Kristiyanto yang Dikabarkan Jadi Tersangka KPK, Punya Dua Gelar Doktor
Setelah Bahlil, Hasto...
Setelah Bahlil, Hasto Kristiyanto Juga Raih Gelar Doktor UI dengan Predikat Cum Laude
Di Unand, Hasto Tantang...
Di Unand, Hasto Tantang Mahasiswa Gelar Konferensi Mahasiswa Asia-Afrika
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Rekomendasi
Di Tengah Salat, Arah...
Di Tengah Salat, Arah Kiblat Berubah! Begini Sejarah Kakbah Menjadi Kiblat Umat Islam
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Berita Terkini
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen...
Cek SIMPKB! Kemendikdasmen Umumkan 60.896 Peserta PPG Guru Tertentu Tahap 2 2026
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek...
Usai KSTI 2026, Kemendiktisaintek Siapkan Kelompok Kerja Percepat Kebijakan Strategis
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Calon Guru 2026, Cek Syarat dan Bidang Studinya
Prabowo Respons Usulan...
Prabowo Respons Usulan Tambahan Beasiswa Doktor bagi Dosen: Akan Kita Tindak Lanjuti
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved