Jelang PTM, Forum Orang Tua Siswa Minta Vaksinasi Pelajar Dikebut

Kamis, 26 Agustus 2021 - 08:53 WIB
loading...
Jelang PTM, Forum Orang...
Vaksinasi untuk pelajar dan umum di SMP Darul Hikam, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung, Rabu (25/8/2021). Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Forum Orang Tua Siswa (Fortusis) Kota Bandung meminta vaksinasi terhadap pelajar usia minimal 12 tahun bisa dipercepat, jika ingin menggelar pembelajaran tatap muka (PTM). Mereka meminta, PTM bisa digelar jika vaksinasi terhadap pelajar minimal telah tercapai 70 persen.

Ketua Fortusis Kota Bandung Dwi Subawanto mengatakan, jika pemerintah mulai membuka peluang PTM terbatas , mestinya vaksinasi terhadap pelajar dilakukan percepatan secara masif. Dinas Pendidikan harus cepat mengambil tindakan agar vaksinasi pelajar bisa mencapai 100 persen.

Baca juga: Ini Syarat dan Kriteria Penyaluran Dana BOS Reguler Tahap 3 ke Sekolah

"Yang kami khawatirkan justru vaksinasi kepada pelajar ini akan berjalan lambat. Mungkin salah satu masalahnya adalah, ada tidaknya vaksinnya," ujar dia, Rabu (25/8/2021).

Dia meminta PTM setidaknya bisa digelar jika vaksinasi kepada pelajar sudah di atas 70 persen. Sementara, vaksinasi bagi guru dan tenaga pendidikan harus di atas 100 persen. Sehingga antara guru, siswa, dan orang tua ada ketenangan dalam belajar.

Sementara itu, untuk mempercepat vaksinasi pelajar, Yayasan Darul Hikam melaksanakan vaksinasi massal di SMP Darul Hikam, Jalan Ir Juanda, Kota Bandung. Vaksinasi digelar selama dua hari pada Rabu-Kamis (25-26 Agustus 2021).

Baca juga: Pemda-Sekolah Diminta Segera Perbarui Dapodik untuk Perhitungan BOS Reguler

Tercatat, pendaftar peserta vaksinasi lebih dari 1.200 orang yang dibagi dua hari menjadi 600 orang pada hari pertama dan 600 orang pada hari kedua. Dari target 600 peserta pada hari pertama ini, setidaknya 200-an siswa Darul Hikam ataupun siswa non-Darul Hikam turut divaksin.

Ketua Yayasan Darul Hikam Sodik Mudjahid mengatakan, melimpahnya antusias pendaftaran vaksinasi yang digelar Yayasan Darul Hikam menunjukkan dua hal. Pertama, meningkatnya kesadaran masyarakat untuk meningkatkan imunitas. Kedua, masyarakat ingin segera lepas dan bebas dari serangan Covid-19 yang telah sangat mengganggu kehidupannya.

Pendaftar dan peserta vaksin ini selain keluarga besar Darul Hikam, yakni guru, siswa, dan jemaah, juga masyarakat luas. Menurut Sodik, kegiatan ini merupakan ikhtiar Darul Hikam dalam mendukung akselerasi vaksinasi yang tengah digalakkan pemerintah pusat, Pemprov Jabar, dan Pemkot Bandung.

"Diharapkan Sodik, vaksinasi yang digelar Darul Hikam ini akan membantu mempercepat terbentuknya herd immunity (kekebalan kelompok) sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Ketua Pelaksana Vaksinasi Darul Hikam, Chairul Basyar menyiapkan, sebanyak 10 petugas validasi data, 8 petugas pemeriksaan tekanan darah, 8 tenaga vaksinator, 8 pendamping vaksinator, 8 tenaga kesehatan, 16 petugas pencatatan dan validasi, 6 petugas keamanan, 6 orang protokoler. Para petugas kesehatan dan relawan tersebut berasal dari Yayasan Darul Hikam, Fakultas Kedokteran Unisba, Bandung Home Care, dan relawan Salman ITB.

Chairul menjelaskan, peserta vaksinasi dapat mengikuti alur pelayanan dengan baik, mulai dari pendaftaran dan validasi data, pemeriksaan tekanan darah, skrining dan vaksinasi, hingga pencatatan dan observasi. Jika dalam proses observasi selama, peserta vaksinasi tidak mengeluhkan gejala apa pun, peserta dipersilakan untuk pulang.

Ketua Angkatan 2020 Mahasiswa Prodi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Unisba Sony Adam menambahkan, pihaknya memberikan dukungan maksimal untuk pelaksanan vaksinasi yang diinisiasi oleh Yayasan Darul Hikam. Bentuk dukungannya berupa operasional nonmedis.

"Pada dasarnya, kami peduli kepada warga Bandung, terutama anak-anak yang ingin segera melakukan pembelajaran tatap muka. Bagaimanapun, PTM lebih baik daripada belajar online. Vaksinasi ini akan mempercepat kekebalan massal sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah," ujarnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved