Mahasiswa UGM Kembangkan Snack Bar Anti-Obesitas
Senin, 20 September 2021 - 15:03 WIB
loading...
Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan sebuah inovasi untuk mengembangkan makanan berupa snack bar anti-obesitas yang kaya serat pangan. Foto/https:/www.ugm.ac.id/
A
A
A
JAKARTA - Empat mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan sebuah inovasi untuk mengembangkan makanan berupa snack bar anti- obesitas yang kaya serat pangan. Snack bar ini sebagai upaya turut mendukung program pemerintah dalam menurunkan obesitas.
"Produk snack bar anti-obesitas ini berbahan dasar intip (kerak nasi), cornflakes, dan kelengkeng kering sebagai penambah cita rasa," kata Dina Clarissa Kurniawan, ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UGM, dilansir ugm.ac.id, Senin (20/9/2021).
Selain Dina, penelitian yang menggunakan dana PKM dari Kemendikbudristek ini beranggotakan Felicia Irawan (TPHP 2018), Secundina Frida Hoki Harlanda (TPHP 2018), dan Veronika Dewi Pratanjani Prasasta (Gizi Kesehatan 2018), di bawah bimbingan Dr. Arima Diah Setiowati.
Baca juga: UGM Luncurkan Beasiswa Dato' Dr Low Tuck Kwong
Menurut Dina, snack bar memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan dan diproduksi sebagai pangan fungsional dengan aktivitas anti-obesitas. Bentuknya yang efisien serta dapat diterima oleh kalangan masyarakat di Indonesia menjadi alasan utama pemilihan snack bar sebagai penunda lapar di sela-sela aktivitas.
"Produk snack bar anti-obesitas ini berbahan dasar intip (kerak nasi), cornflakes, dan kelengkeng kering sebagai penambah cita rasa," kata Dina Clarissa Kurniawan, ketua Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) UGM, dilansir ugm.ac.id, Senin (20/9/2021).
Selain Dina, penelitian yang menggunakan dana PKM dari Kemendikbudristek ini beranggotakan Felicia Irawan (TPHP 2018), Secundina Frida Hoki Harlanda (TPHP 2018), dan Veronika Dewi Pratanjani Prasasta (Gizi Kesehatan 2018), di bawah bimbingan Dr. Arima Diah Setiowati.
Baca juga: UGM Luncurkan Beasiswa Dato' Dr Low Tuck Kwong
Menurut Dina, snack bar memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan dan diproduksi sebagai pangan fungsional dengan aktivitas anti-obesitas. Bentuknya yang efisien serta dapat diterima oleh kalangan masyarakat di Indonesia menjadi alasan utama pemilihan snack bar sebagai penunda lapar di sela-sela aktivitas.
Lihat Juga :