Mahasiswa ITS Ciptakan Pendeteksi Alkohol pada Parfum, Ini Cara Kerjanya
Jum'at, 24 September 2021 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Lina mengungkapkan, Peudecskin mampu mengindentifikasi 12 turunan alkohol dengan akurasi sempurna yaitu 100 persen didukung dengan data penilaian risiko kuantitatif. "Data karakteristik 12 turunan alkohol diperoleh dari penelitian terdahulu," ungkap gadis asal Pamekasan, Madura ini.
Dengan mengetahui jenis alkohol pada parfum, dapat diketahui pula apakah alkohol parfum tergolong aman atau tidak digunakan oleh konsumen berkulit sensitif. Indikator keamanan parfum sendiri dinyatakan melalui GUI dengan tiga tingkat kadar alkohol yaitu week, strong, atau extreme.
"Bila terkategori tidak aman, maka buzzer pada alat akan menyala sebagai tanda peringatan," kata mahasiswi kelahiran 1998 ini.
Melalui inovasinya ini, Lina bersama kedua rekannya Ardin Lirnawati (Departemen Teknik Kimia Industri, 2017) dan Dzulfikar Ats Tsauri (Departemen Teknik Elektro Otomasi, 2018), berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Japan Design, Idea, and Invention Expo 2021 dengan bimbingan dosen Teknik Elektro Otomasi, Berlian Al Kindhi.
Terakhir, Lina berharap bahwa Peudecskin dapat dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai quality control dalam produksi parfum sebelum didistribusikan ke konsumen. "Harapannya, parfum dapat digunakan oleh semua orang dengan aman."
Dengan mengetahui jenis alkohol pada parfum, dapat diketahui pula apakah alkohol parfum tergolong aman atau tidak digunakan oleh konsumen berkulit sensitif. Indikator keamanan parfum sendiri dinyatakan melalui GUI dengan tiga tingkat kadar alkohol yaitu week, strong, atau extreme.
"Bila terkategori tidak aman, maka buzzer pada alat akan menyala sebagai tanda peringatan," kata mahasiswi kelahiran 1998 ini.
Melalui inovasinya ini, Lina bersama kedua rekannya Ardin Lirnawati (Departemen Teknik Kimia Industri, 2017) dan Dzulfikar Ats Tsauri (Departemen Teknik Elektro Otomasi, 2018), berhasil meraih medali perak dalam kompetisi Japan Design, Idea, and Invention Expo 2021 dengan bimbingan dosen Teknik Elektro Otomasi, Berlian Al Kindhi.
Terakhir, Lina berharap bahwa Peudecskin dapat dikembangkan lebih lanjut dan digunakan sebagai quality control dalam produksi parfum sebelum didistribusikan ke konsumen. "Harapannya, parfum dapat digunakan oleh semua orang dengan aman."
(zik)
Lihat Juga :