Simulasi PTM, Kepsek Sebut Masih Banyak Wali Murid Khawatir
Rabu, 29 September 2021 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum siswa masuk kelas, area sekolah sudah dilakukan disinfektan. Nantiya disinfektan dilakukan secara rutin. “Insya Allah memang kita sudah siapkan dan jadwalkan. Jadi memang setiap seminggu sekali kita desinfektan waktu anak anak masih zoom, tenaga dan alat alat kita sudah siap. Kalau hari ini kita jadwalkan setelah mereka pulang langsung kita desinfektan untuk persiapan besok,” tambahnya.
Baca juga: Insentif Guru Bukan PNS Madrasah Cair Akhir September 2021, Ini Kriterianya
Pihak sekolah ketat menerapkan aturan dalam simulasi PTM. Protokol kesehatan 5M diterapkan saat simulasi. Mereka dicek suhu dan mencuci tangan sebelum masuk kelas. Jumlah siswa dibatasi 50 persen dari jumlah normal. “Hari ini yang menjalani simulasi hanya kelas I dan kelas VI. Jumlah murid dibatasi hanya 50 persen dari jumlah normal. Kelas I ada dua rombongan belajar (rombel) sekitar 30 siswa, per kelas 15 siswa. Untuk kelas VI sekitar 60 siswa dari total 120 siswa,” katanya.
Sementara itu, wali kelas I C SDN Beji 6, Khodijah Sahupalah mengatakan tidak ada kendala untuk hari ini. Murid-murid terlihat senang karena bisa belajar di sekolah. “Siswa mematuhi prokes dengan menggunakab face shield, memakai masker menjaga jarak, sebelum masuk menggunakan hand sanitizer. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada (kendala). Saya sudah bilang dari awal masuk diatur dengan menjaga jarak. Tidak membawa makanan karena kita hanya beberapa jam saja, tapi kalau minum silahkan, setelah minum dipakai lagi (masker),” katanya.
Baca juga: Insentif Guru Bukan PNS Madrasah Cair Akhir September 2021, Ini Kriterianya
Pihak sekolah ketat menerapkan aturan dalam simulasi PTM. Protokol kesehatan 5M diterapkan saat simulasi. Mereka dicek suhu dan mencuci tangan sebelum masuk kelas. Jumlah siswa dibatasi 50 persen dari jumlah normal. “Hari ini yang menjalani simulasi hanya kelas I dan kelas VI. Jumlah murid dibatasi hanya 50 persen dari jumlah normal. Kelas I ada dua rombongan belajar (rombel) sekitar 30 siswa, per kelas 15 siswa. Untuk kelas VI sekitar 60 siswa dari total 120 siswa,” katanya.
Sementara itu, wali kelas I C SDN Beji 6, Khodijah Sahupalah mengatakan tidak ada kendala untuk hari ini. Murid-murid terlihat senang karena bisa belajar di sekolah. “Siswa mematuhi prokes dengan menggunakab face shield, memakai masker menjaga jarak, sebelum masuk menggunakan hand sanitizer. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada (kendala). Saya sudah bilang dari awal masuk diatur dengan menjaga jarak. Tidak membawa makanan karena kita hanya beberapa jam saja, tapi kalau minum silahkan, setelah minum dipakai lagi (masker),” katanya.
(mpw)
Lihat Juga :