Pakar IPB: Tanaman Herbal Ini Sangat Mujarab Sembuhkan Asam Urat
Selasa, 05 Oktober 2021 - 02:45 WIB
loading...
Guru Besar IPB University dari Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof Dyah Iswantini. Foto/Dok/IPB University
A
A
A
JAKARTA - Guru Besar IPB University dari Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Prof Dyah Iswantini menyebutkan, terdapat beberapa tanaman herbal yang berkhasiat sebagai obat penyembuh asam urat.
Asam urat yang secara ilmiah dinamakan goat muncul akibat kandungan kadar asam urat dalam darah yang melampaui batas normal. Asam urat yang berlebihan akan terakumulasi dalam darah sebagai kristal berbentuk jarum dan menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Umumnya perempuan lebih berisiko terkena asam urat.
Baca juga: 3 Mahasiswa Vokasi IPB University Juara 1 Business Management Competition 2021
Strategi pengobatan yang dilakukan umumnya secara kimia dengan bantuan obat golongan urikosurik ataupun urikostatik seperti allopurinol sebagai penghambat pembentukan asam urat. Namun, terdapat beberapa efek samping bila dikonsumsi dalam jangka panjang, seperti demam bahkan pembentukan batu ginjal.
“Peningkatan penyakit goat sering bersamaan juga dengan obesitas dan penuaan, sehingga perlu ditekankan pengembangan strategi pencegahan dan penanganan goat tersebut,” ungkap Prof Dyah Iswantini seperti dilansir dari laman resmi IPB University, Senin (4/10/2021).
Asam urat yang secara ilmiah dinamakan goat muncul akibat kandungan kadar asam urat dalam darah yang melampaui batas normal. Asam urat yang berlebihan akan terakumulasi dalam darah sebagai kristal berbentuk jarum dan menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Umumnya perempuan lebih berisiko terkena asam urat.
Baca juga: 3 Mahasiswa Vokasi IPB University Juara 1 Business Management Competition 2021
Strategi pengobatan yang dilakukan umumnya secara kimia dengan bantuan obat golongan urikosurik ataupun urikostatik seperti allopurinol sebagai penghambat pembentukan asam urat. Namun, terdapat beberapa efek samping bila dikonsumsi dalam jangka panjang, seperti demam bahkan pembentukan batu ginjal.
“Peningkatan penyakit goat sering bersamaan juga dengan obesitas dan penuaan, sehingga perlu ditekankan pengembangan strategi pencegahan dan penanganan goat tersebut,” ungkap Prof Dyah Iswantini seperti dilansir dari laman resmi IPB University, Senin (4/10/2021).
Lihat Juga :