Jaga Sterilisasi, Sepatu Siswa SD Al Azhar 46 Depok Disemprot Disinfektan
Selasa, 05 Oktober 2021 - 18:24 WIB
loading...
Siswa Sekolah Dasar (SD) Islam Al Azhar 46 GDC Depok mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas, Senin (4/10). Foto/Dok/SD Islam Al Azhar 46
A
A
A
DEPOK - Pembelajaran tatap muka terbatas ( PTMT ) di seluruh sekolah di Kota Depok hingga hari kedua ini berjalan lancar. Antusias siswa untuk datang ke sekolah pun sangat tinggi. Mereka tiba di sekolah sebelum jam pelajaran dimulai. Yang berbeda pada kegiatan belajar mengajar (KBM) di masa pandemi ini, seluruh siswa dan tenaga pendidik wajib menerapkan protokol kesehatan ketat yaitu 5M.
Di Sekolah Dasar (SD) Islam Al Azhar 46 GDC Depok , bahkan siswa harus melalui proses disinfektasi sepatu. Sebelum masuk area kelas, seluruh siswa wajib cuci tangan dan dicek suhu serta sepatu yang digunakan pun disemprot cairan disinfektan. Hal ini untuk mencegah virus yang menempel di sepatu dan terbawa ke area sekolah.
Baca juga: 10 SMA Terbaik di Jawa Barat Berdasarkan Nilai Rerata UTBK 2021
“Semua berjalan baik mulai dari cuci tangan di depan, disinfektasi sepatu, pengecekan suhu dipandu guru dan dicatat dan dituliskan di stiker dan ditempelkan. Nanti di kelas guru yang menyambut akan mencatat suhu anak. Pulang anak dicatat kembali suhunya, dirasa aman baru diantar saat orang tua sudah tiba jadi tidak ada saling tunggu menunggu,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Helmi, Selasa (5/10/2021).
Dikatakan bahwa disinfektasi sepatu sangat diperlukan untuk menjaga sterilisasi seluruh orang yang masuk ke area sekolah. Pasalnya, bagian ini kadang menjadi luput dari perhatian. “Kalau tidak seperti itu akan membuat ruang kelas yang sudah bersih jadi kotor kembali, membawa virus dari luar sampai ke sepatu dari anak. Jadi masuk semua sudah dalam keadaan bersih. Dalam kelas pun anak pakai sepatu, dulu sebelum pandemi buka sepatu,” ungkapnya.
Dari evaluasi hari pertama, kata dia, yang menjadi sorotan adalah masih adanya orang tua yang mengantar hingga ke lobby dan membuat menjadi lebih banyak orang dalam lingkungan sekolah. Sehingga, pada hari kedua saat ini orang tua hanya boleh mengantar siswa sampai area parkir saja.
Baca juga: Ini Kunci Agar Kalian Bisa Cepat Menguasai Bahasa Inggris
Di Sekolah Dasar (SD) Islam Al Azhar 46 GDC Depok , bahkan siswa harus melalui proses disinfektasi sepatu. Sebelum masuk area kelas, seluruh siswa wajib cuci tangan dan dicek suhu serta sepatu yang digunakan pun disemprot cairan disinfektan. Hal ini untuk mencegah virus yang menempel di sepatu dan terbawa ke area sekolah.
Baca juga: 10 SMA Terbaik di Jawa Barat Berdasarkan Nilai Rerata UTBK 2021
“Semua berjalan baik mulai dari cuci tangan di depan, disinfektasi sepatu, pengecekan suhu dipandu guru dan dicatat dan dituliskan di stiker dan ditempelkan. Nanti di kelas guru yang menyambut akan mencatat suhu anak. Pulang anak dicatat kembali suhunya, dirasa aman baru diantar saat orang tua sudah tiba jadi tidak ada saling tunggu menunggu,” kata Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Helmi, Selasa (5/10/2021).
Dikatakan bahwa disinfektasi sepatu sangat diperlukan untuk menjaga sterilisasi seluruh orang yang masuk ke area sekolah. Pasalnya, bagian ini kadang menjadi luput dari perhatian. “Kalau tidak seperti itu akan membuat ruang kelas yang sudah bersih jadi kotor kembali, membawa virus dari luar sampai ke sepatu dari anak. Jadi masuk semua sudah dalam keadaan bersih. Dalam kelas pun anak pakai sepatu, dulu sebelum pandemi buka sepatu,” ungkapnya.
Dari evaluasi hari pertama, kata dia, yang menjadi sorotan adalah masih adanya orang tua yang mengantar hingga ke lobby dan membuat menjadi lebih banyak orang dalam lingkungan sekolah. Sehingga, pada hari kedua saat ini orang tua hanya boleh mengantar siswa sampai area parkir saja.
Baca juga: Ini Kunci Agar Kalian Bisa Cepat Menguasai Bahasa Inggris
Lihat Juga :