Jaga Sterilisasi, Sepatu Siswa SD Al Azhar 46 Depok Disemprot Disinfektan
Selasa, 05 Oktober 2021 - 18:24 WIB
loading...
A
A
A
“Yang menjadi evaluasi adalah kemarin masih ada orang tua yang mengantarkan anak sampai depan lobby SD dan itu yang membuat keadaan sedikit lebih banyak orang di depan. Akhirnya hari ini semua orang tua cukup antar di parkiran saja dan ada guru piket untuk menjaga anak dari parkiran sampai ke lobby bertemu dengan gurunya masing-masing,” tukasnya.
Namun pihak sekolah tidak terlalu kaku menerapkan aturan pada kasus tertentu. Misal masih ada anak kelas 1 dan 2 yang belum berani masuk ke area sekolah sehingga diperbolehkan diantar orang tua sampai lobby sekolah. Hal itu untuk menjaga psikologis anak agar tidak merasa takut. Hal itu dirasa lumrah karena bagi siswa kelas 1 dan 2 mereka adalah murid baru yang datang ke sekolah sehingga akan berdampak secara psikologis.
“Kebanyakan anaknya kurang percaya diri kalau diantar sampai parkir, karena masih kelas 1 dan 2. Mungkin anak masih agak takut jadi orang tua mau menemani anaknya sedekat mungkin sampai di lobby sudah batasnya. Hari ini pun ada anak-anak yang masih tidak mau akhirnya dipersilahkan orang tua antar sampai lobby, kita menjaga psikiologis anak,” ungkapnya.
Seluruh siswa hanya diperbolehkan berada di area sekolah selama dua jam saja. Mereka pun dilarang untuk makan selama PTMT. Sedangkan untuk pembagian jam pulang sudah diatur sehingga tidak ada kerumunan.
“Memanfaatkan full 120 menit. Mengatasi kerumunan saat pulang jadi ada giliran pulang. Belajarnya tetap 120 menit. Jam kedatangan semua sama 07.30 mulai. Kelas 1-3 pulang sebelum dua jam. Kelas atas setelah dua jam untuk rotasi penjemputan untuk tertib. Boleh minum untuk menjaga hidrasi. Makan tidak boleh,” pungkasnya.
Namun pihak sekolah tidak terlalu kaku menerapkan aturan pada kasus tertentu. Misal masih ada anak kelas 1 dan 2 yang belum berani masuk ke area sekolah sehingga diperbolehkan diantar orang tua sampai lobby sekolah. Hal itu untuk menjaga psikologis anak agar tidak merasa takut. Hal itu dirasa lumrah karena bagi siswa kelas 1 dan 2 mereka adalah murid baru yang datang ke sekolah sehingga akan berdampak secara psikologis.
“Kebanyakan anaknya kurang percaya diri kalau diantar sampai parkir, karena masih kelas 1 dan 2. Mungkin anak masih agak takut jadi orang tua mau menemani anaknya sedekat mungkin sampai di lobby sudah batasnya. Hari ini pun ada anak-anak yang masih tidak mau akhirnya dipersilahkan orang tua antar sampai lobby, kita menjaga psikiologis anak,” ungkapnya.
Seluruh siswa hanya diperbolehkan berada di area sekolah selama dua jam saja. Mereka pun dilarang untuk makan selama PTMT. Sedangkan untuk pembagian jam pulang sudah diatur sehingga tidak ada kerumunan.
“Memanfaatkan full 120 menit. Mengatasi kerumunan saat pulang jadi ada giliran pulang. Belajarnya tetap 120 menit. Jam kedatangan semua sama 07.30 mulai. Kelas 1-3 pulang sebelum dua jam. Kelas atas setelah dua jam untuk rotasi penjemputan untuk tertib. Boleh minum untuk menjaga hidrasi. Makan tidak boleh,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :